Esports

Tampil Loyo, Onic Esports Gagal Lolos ke Upper Bracket

Dika Afandi N

Posted on December 7th 2021

Foto: Youtube MLBB

Mobile Legends World Championship (M3) telah memasuki hari kedua pada Selasa (7/12). Wakil Indonesia, Onic Esports yang tergabung di grup B, diluar dugaan tampil mengecewakan. “Sanz” dkk hanya bisa mencatat 1 kemenangan saja dan harus rela tumbang dua kali oleh Todak Esports (Malaysia) serta Vivo Keyd (Brasil).

Tim yang dijagokan sebagai juara M3 ini, memang mengawali laga pertama dengan baik. Mereka sukses membuat saudara kembarnya asal Filipina, Onic PH tumbang. Mereka menang atas Onic PH lewat comeback dramatis.

Namun pada laga kedua menghadapi Vivo Keyd, tim berlogo Landak Kuning tersebut malah tampil loyo. Mereka tak menampilkan gameplay agresif yang biasa Onic Esports terapkan. Salah satu pemain dari Vivo Keyd, “Luiiz” mengaku masih tak percaya bisa mengalahkan Onic Esports.

“Kami semua tidak percaya dan mustahil untuk mempercayai semua ini. Kami berhasil mengalahkan juara MPL Indonesia dan juara MPL Invitational 2021,” Ucap Luiiz saat sesi wawancara seusai laga.

“Kata yang tepat untuk menggambarkan situasi saat ini bagi Vivo Keyd dan Brasil adalah evolusi,” tambahnya. Memang selama ini, tim-tim asal Brasil selalu kesulitan saat berlaga di Mobile Legends World Championship.

Tak lama setelah pertandingan melawan Vivo Keyd, Onic Esports pun lagi-lagi harus menelan kekalahan di Grup B dari Todak Esports. Dominasi mereka lagi-lagi berhasil dipatahkan oleh Todak Esports melalui sebuah back door yang dilakukan oleh ”4Meyz”.

Onic Esports sejatinya unggul cukup telak di game ini. Terutama di early game saat pasukan Landak Kuning berhasil mengeleminasi “4meyz” 4 kali dalam kurun waktu 7 menit pertandingan. Sayangnya, Todak Esports bisa bangkit lewat usaha keras “Ciku” dengan Wanwan-nya.

Pemain Todak Esports, “Moon” baginya kemenangan ini merupakan prestasi sendiri bagi mereka. "Saya sangat senang karena setelah kalah melawan Onic PH, kita sedikit terpecah. Saya dan “4meyz” juga ada salah paham, namun setelah game ini saya sangat senang," tegas “Moon”.

Banyak yang menduga bahwa Onic Esports kena mental setelah kalah lawan Vivo Keyd, yang kemudian berlanjut di laga melawan Todak Esports. Namun hal itu dibantah oleh pelatih Todak Esports usai laga melawan Onic Esports.

“Untuk Onic Esports saya tak merasa mereka terpengaruh atas kekalahan melawan Vivo Keyd. Hanya saja mereka kalah dari kami karena kurang beruntung dalam hal drafting hero. Yakni memilih Wanwan last pick dan mereka mencoba counter dengan Yve, tapi itu malah menguntungkan kita" tukas pelatih Todak Esports, “Hazim”.

Dengan hasil tersebut, Onic Esports pun finis sebagai juru kunci grup B dibawah Vivo Keyd dan harus rela melaju ke lower bracket playoff M3. Sedangkan Onic PH berhasil menjadi pemuncak klasemen dan Todak Esports sebagai runner up. Kedua tim itu pun lolos ke upper bracket playoff M3. (*)

Related Articles
Esports
Berada di Lower Bracket, Onic Esports akan Jadi Momok untuk Lawannya

Esports
Sapu Bersih, Blacklist International Tapaki Upper Bracket Playoff

Esports
Misi Juara Dua Tim Indonesia di M3