Current Issues

WHO Sebut Langkah Pencegahan untuk Delta Juga Berfungsi untuk Omicron

Dwiwa

Posted on December 4th 2021

Pixabay/Alexandra_Koch

Di tengah kekhawatiran kemunculan varian baru virus Corona, pejabat Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyebut jika upaya yang digunakan untuk melawan varian Delta harus tetap menjadi dasar untuk memerangi pandemi Covid-19, bahkan dalam menghadapi varian baru Omicron.

Dilansir AP, sejauh ini sekitar tiga lusin negara di seluruh dunia telah melaporkan infeksi Omicron. Afrika Selatan menghadapi lonjakan kasus di mana kemungkinan varian baru menjadi dominan. Tetapi di luar negara tersebut, jumlah varian baru ini masih kecil. Meski begitu, masih banyak yang belum diketahui dari varian baru ini.

Dr Takeshi Kasai, direktur regional WHO untuk Pasifik Barat pada Jumat mengatakan jika pengendalian perbatasan dapat menunda virus datang dan mengulur waktu. Tetapi setiap negara dan masyarakat harus bersiap menghadapi lonjakan kasus baru.

“Berita positif dari semua ini adalah bahwa informasi yang kami miliki sejauh ini menunjukkan bahwa kami tidak perlu mengubah arah respons kami,” ujarnya.

Direktur Regional Kedaruratan WHO Dr. Babatunde Olowukure mengatakan itu artinya melanjutkan untuk meningkatkan cakupan vaksinasi menjadi lebih tinggi, mematuhi pedoman jaga jarak, dan memakai masker, serta langkah-langkah pencegahan lain.

Dia menambahkan bahwa sistem kesehatan harus memastikan untuk merawat pasien di tempat yang tepat dan di waktu yang tepat. Karena itu, penting untuk memastikan tempat tidur ICU tersedia, terutama bagi yang membutuhkan.

“Kita tidak bisa berpuas diri,” ujar Kasai mengingatkan.

Kasai menjelaskan jika saat ini, ilmuwan tengah bekerja keras untuk mempelajari lebih lanjut tentang Omicron, yang telah ditetapkan sebagai variant of concern  oleh WHO. Hal ini dikarenakan informasi awal menunjukkan jika varian ini mungkin lebih menular daripada varian lain.

Dia mengungkapkan jika beberapa negara di kawasan Pasifik Barat menghadapi lonjakan kasus yang dimulai sebelum varian ini diidentifikasi, meskipun kasus Covid-19 dan kematian di banyak negara lain telah menurun atau landai. Tetapi itu bisa berubah.

Sejauh ini, beberapa negara di wilayah tersebut yang sudah menemukan varian Omicron termasuk Asutralia, Hong Kong, Jepang, Korea Selatan, Singapura dan Malaysia. Ada kemungkinan jika ini akan muncul di lebih banyak tempat.

Sementara itu, kehadiran Omicron telah membuat sejumlah negara menerapkan penutupan perbatasan, termasuk Indonesia. Hal ini ditentang oleh WHO karena dampaknya dianggap hanya terbatas dan dapat menyebabkan gangguan besar.

Pejabat Afrika Selatan juga tidak senang dengan pembatasan perjalanan para pelancong dari wilayahnya. Mereka mengatakan bahwa mereka justru mendapatkan hukuman dalam upayanya memperingatkan dunia tentang jenis mutasi ini. (*)

 

Artikel Terkait
Current Issues
5 Hal yang Membuatmu Bisa Terpapar Covid-19 Varian Delta

Current Issues
Ilmuwan Prediksi Akan Ada Varian yang Lebih Mengkhawatirkan Setelah Omicron

Current Issues
Perketat Prokes, Varian Delta yang Lebih Menular Sudah Menyebar di Indonesia