Current Issues

Perlu Nggak Sih Booster Vaksin Covid-19 Untuk Hadapi Varian Omicron?

Dwiwa

Posted on December 1st 2021

Pixabay/MintBlack4u

Virus corona jenis Omicron telah menyebar luas ke sejumlah negara di penjuru dunia. Varian yang pertama kali diidentifikasi di Afrika Selatan ini telah dikategorikan sebagai variant of concern (VoC) oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), setara dengan Delta yang kini mendominasi. Lalu dengan kehadiran varian Omicron, perlukah kita mendapatkan vaksinasi dosis ketiga alias booster?

Dilansir Antara, Juru Bicara dan Ketua Tim Pakar Satgas Covid-19 Prof Wiku Bakti Bawono Adisasmito mengungkap jika vaksinasi dosis ketiga untuk menangkal varian Omicron masih dipertimbangkan. Tetapi syaratnya masyarakat harus sudah mendapatkan vaksiansi dosis lengkap.

“Dosis satu dan dua, (vaksinasi) lengkap harus dilakukan. Setelah itu diukur, jika tingkat imunitasnya masih ada, maka tidak perlu dosis ketiga. Tapi kalau imunitasnya sudah menurun, baru kita ke dosis tiga. Pastikan dulu dosis satu dan dua sudah terpenuhi,” jelas Wiku pada Selasa (30/11) malam.

Selain itu, Wiku menegaskan jika vaksinasi bukan satu-satunya solusi pencegahan virus corona baru di Indonesia. Dia pun mengingatkan masyarakat untuk tetap menjalankan protokol kesehatan ketat dan disiplin, serta pelaksaan 3T (testing, tracing, dan treatment) sebagai upaya pencegahan penularan Covid-19.

Wiku menjelaskan jika pencapaian vaksinasi dari setiap daerah selalu diawasi oleh pemerintah. Sebab, mereka ingin memastikan jika kemampuan tiap daerah bisadipompa untuk segera menyelesaikan target vaksinasinya.

Sementara itu, pada Senin (29/11) Wiku menjelaskan jika upaya lain yang juga dilakukan pemerintah untuk mencegah varian Omicron masuk ke Indonesia adalah dengan menyiapkan strategi kebijakan berlapis yakni pembatasan kegiatan masyarakat yang sesuai dengan kondisi kasus. Selain itu juga menutup sementara pintu masuk ke Indonesia bagi warga negara asing (WNA) dari sejumlah negara.

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC) merekomendasikan jika semua orang dewasa Amerika Serikat yang sudah divaksinasi untuk mendapatkan suntikan penguat karena varian Omicron.

“Hari ini, CDC menguatkan rekomendasi untuk dosis booster bagi individu yang berusia 18 tahun ke atas,” ujar Direktur CDC Dr. Rochelle Walensky dalam sebuah pernyataan seperti dilansir dari laporan CNN pada 29 November 2021.

“Kemunculan varian Omicron (B.1.1.529) belakangan ini semakin menegaskan pentingnya vaksinasi, booster, dan upaya pencegahan yang diperlukan untuk melindungi dari Covid-19,” tambahnya.

Inggris juga memperluas pemberian vaksin penguat ke lebih banyak orang sebagai bagian upaya mencegah penyebaran varian Omicron yang dikhawatirkan lebih menular dan resisten terhadap vaksin. Pemerintah Inggris pada Senin mengumumkan jika orang yang bisa mendapatkan booster tidak lagi hanya yang berusia di atas 40 atau yang rentan, tetapi juga yang berusia antara 18 dan 39 tahun. (*)

 

Related Articles
Current Issues
Ilmuwan Prediksi Akan Ada Varian yang Lebih Mengkhawatirkan Setelah Omicron

Current Issues
Seberapa Bahaya Sih Varian Covid Berikutnya? Ini Prediksi Para Ahli

Current Issues
Berbagai Upaya Indonesia Menghadapi Omicron, Varian Baru Covid-19