Current Issues

Varian Omicron Telah Tersebar di Dunia, Sejumlah Negara Batasi Perjalanan

Dwiwa

Posted on November 29th 2021

Pixabay/fernandozhiminaicela

Meski kehadirannya baru diumumkan beberapa waktu lalu, rupanya varian baru Covid-19 Omicron telah menyebar ke berbagai belahan dunia pada Minggu. Kasus infeksi varian ini tidak lagi hanya diidentifikasi di Afrika, tetapi juga ditemukan di Belanda, Denmark, dan Australia baru-baru ini.

Dilansir Reuters, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan belum jelas apakah Omicron lebih menular dibanding varian lain atau jika ini menyebabkan penyakit yang lebih parah.

“Data awal menunjukkan bahwa ada peningkatan tingkat rawat inap di Afrika Selatan, tetapi ini mungkin lebih karena meningkatnya jumlah orang secara keseluruhan terinfeksi, daripada hasil infeksi spesifik,” kata WHO.

Selain itu, untuk bisa memahami seberapa buruk infeksi yang diakibatkan oleh Omicron ini dibutuhkan waktu berhari-hari hingga beberapa minggu.

Terdeteksinya Omicron telah memicu peringatan global karena pemerintah di seluruh dunia bergegas untuk menerapkan pembatasan perjalanan baru karena kekhawatiran varian dapat menghindari vaksinasi.

Dalam pernyataannya, WHO mengatakan tengah bekerja dengan para ahli teknis untuk memahami dampak potensial dari varian terhadap tindakan pencegahan yang saat ini diterapkan untuk melawan Covid-19, termasuk vaksin.

Otoritas kesehatan Belanda mengatakan 13 kasus varian ditemukan di antara orang-orang di dua penerbangan yang tiba di Amsterdam dari Afrika Selatan pada Jumat (26/11). Otoritas setempat telah menguji lebih dari 600 penumpang di penerbangan dan menemukan 61 kasus virus corona,. Sampelnya yang akan diuji untuk menemukan apakah ada yang berjenis Omicron.

“Ini kemungkinan hanya menjadi puncak gunung es,” ujar Menteri Kesehatan Hugo de Jonge kepada wartawan.

Omicron telah dikategorikan sebagai variant of concern (VoC) atau varian yang mengkhawatirkan oleh WHO pada pekan lalu. Varian yang pertama kali diidentifikasi di Afrika Selatan ini berpotensi lebih menular dibanding varian sebelumnya. Sejumlah negara yang sudah mendeteksi adanya varian ini termasuk Australia, Belgia, Botswana, Inggris, Denmark, Jerman, Hong Kong, Israel, Italia, Belanda, Prancis, Kanada, dan Afrika Selatan.

Banyak negara pun telah memberlakukan larangan perjalanan atau pembatasan dari Afrika Selatan untuk mencegah terjadinya penyebaran. Mulai dari Inggris, Amrika Serikat, beberapa negara Eropa dan Asia.

Indonesia sendiri telah menangguhkan visa warga negara asing apabila mengunjungi Afrika Selatan dan sejumlah negara lain dalam daftar yang terdeteksi Omicron dalam 14 hari terakhir. Selain itu, masa karantina yang tadinya hanya tiga atau lima hari juga diperpanjang jadi 7x24 jam bagi pelaku perjalanan luar negeri selain dari negara dalam daftar.

Sementara itu Gedung Putih dalam sebuah pernyataan mengatakan jika pakar penyakit menular ternama Amerika Serikat Dr. Anthony Fauci mengatakan pada Presiden Joe Biden pada Minggu jika butuh waktu sekitar dua minggu untuk memiliki informasi yang lebih pasti tentang transmibilitas dan karakteristik lain dari Omicron.

Mereka juga menambahkan jika Fauci percaya vaksin yang saat ini sudah ada cenderung memberikan tingkat perlindungan terhadap kasus covid yang parah.

Afrika Selatan sendiri mengecam langkah-langkah pembatasan itu dan menganggapnya tidak adil dan berpotensi bahaya bagi perekonomian mereka. Mereka mengatakan jika itu malah menjadi hukuman karena kemampuan ilmiahnya untuk mengidentifikasi varian virus Corona lebih awal.

Presiden Afrika Selatan Cyril Ramaphosa mengatakan pada Minggu bahwa pemerintahnya berencana mewajibkan vaksin Covid-19 di tempat-tempat kegiatan tertentu, dan ia menyalahkan negara-negara Barat yang kaya untuk apa yang disebutnya larangan perjalanan.

“Larangan perjalanan tidak diinformasikan oleh sains, juga tidak akan efektif dalam mencegah penyebaran varian ini,” kata Ramaphosa. “Satu-satunya (itu) yang akan dilakukan adalah lebih merusak ekonomi negara-negara yang terkena dampak dan merusak kemampuan mereka untuk menangani pandemi.” (*)

 

Related Articles
Current Issues
Data Afrika Selatan Tunjukkan Varian Omicron Dapat Menghindari Sebagian Imun

Current Issues
Varian Omicron Mungkin Lebih Menular, Tetapi Vaksin Masih Memberi Harapan

Current Issues
Ilmuwan Prediksi Akan Ada Varian yang Lebih Mengkhawatirkan Setelah Omicron