Tech

Pabrik Mobil Listrik Xiaomi di Beijing Bakal Produksi 300.000 Unit Per Tahun

Jingga Irawan

Posted on November 28th 2021

Xiaomi memang baru mengumumkan rencana mobil listriknya pada Maret lalu. Tapi mereka punya ambisi besar. Dilansir Engadget, Sabtu (27/11), badan pengembangan ekonomi Beijing E-Town mengonfirmasi bahwa Xiaomi akan membangun pabrik Electric Vehicle (EV) di Beijing dan memproduksi hingga 300.000 kendaraan per tahun.

Pabrik tersebut akan dibangun dalam dua tahap dan akan memulai produksi massal pada 2024. Perusahaan juga akan mendirikan kantor pusat EV, divisi penelitian dan penjualan di Beijing. Xiaomi juga sudah berencana menggunakan toko ritelnya untuk membantu penjualan mobil.

Masih banyak yang belum diketahui untuk strategi mobil Xiaomi, termasuk model awal dan ekspansi internasional. Merek smartphone yang sukses itu telah menginvestasikan dana setara dengan USD 10 miliar (Rp 144,2 triliun) di divisi EV selama 10 tahun, tetapi belum membagikan banyak detail di luar itu.

Tetapi, pembangunan pabrik di Beijing telah memberikan fakta lain. Ini menunjukkan bahwa Xiaomi bermaksud untuk menjadi produsen EV arus utama yang bersaing tak hanya dengan saingan Tiongkok seperti Nio dan Xpeng, tetapi juga pembuat mobil asing yang besar seperti Tesla.

CEO Xiaomi, Lei Jun, awalnya ragu-ragu untuk terjun ke bisnis EV, karena persaingan di industri smartphone masih ketat. Tetapi pria berusia 51 tahun itu menuruti saran seorang teman, yang memperingatkan agar Lei tak melewatkan kesempatan untuk memulai membuat EV kaeena sejumlah pesaing sudah memiliki rencana. Bahkan, beberapa telah memasuki pasar.

"Seseorang berkata bahwa kendaraan listrik pintar itu seperti smartphone dengan empat pintu," katanya awal tahun ini, seraya menambahkan bahwa perbandingan tersebut membantunya untuk menemukan hubungan antara bisnis utama Xiaomi (produksi smartphone) dan usaha EV-nya.(*)

 

Related Articles
Tech
BMW Memperkenalkan Mobil yang Bisa Berubah Warna

Tech
Tesla Turunkan Harga Jual Model Y untuk Tarik Pembeli Selama Pandemi

Tech
Menyusul Tesla, Pembuat Mobil Listrik Tiongkok NIO Perluas Pasar ke Norwegia