Tech

‘NFT’ Jadi Word of the Year Versi Collins Dictionary Tahun 2021

Jingga Irawan

Posted on November 26th 2021

Setahun terakhir, pembahasan mengenai NFT dan blockchain memang tak ada hentinya. Musisi Grimes menjual koleksi NFT-nya hampir senilai USD 6 juta (Rp 85,8 miliar), dan foto asli di balik meme Disaster Girl pada 2005 dijual seharga USD 473 ribu (Rp 6,7 miliar). Collins Dictionary akhirnya menobatkan NFT sebagai Word of the Year.

Singkatan non-fungible token itu mengalami peningkatan penggunaan selama setahun terakhir. Naik 11.000 persen dari pada tahun lalu. Setiap kreasi digital dapat menjadi NFT. Istilah itu mengacu pada sertifikat kepemilikan, yang terdaftar di blockchain atau buku besar transaksi digital.

NFT paling mahal hingga saat ini adalah kolase karya seniman digital bernama Beeple dengan judul The First 5000 days, yang terjual seharga USD 69 juta (Rp 988, 4 miliar) di Christie's pada Maret lalu.

Collins Dictionary mendefinisikan NFT sebagai “sertifikat digital unik, terdaftar di blockchain, yang digunakan untuk mencatat kepemilikan aset seperti karya seni atau barang koleksi.” Pihak Collins mengatakan bahwa mereka memilih NFT karena menunjukkan "tabrakan teknik warna yang unik dari seni, teknologi, dan perdagangan" dan telah mengalahkan tren pandemi Covid-19.  

"Ini bukan hal biasa untuk sebuah singkatan mengalami peningkatan penggunaan yang meroket, tetapi data yang kami miliki dari Collins Corpus mencerminkan pengaruh NFT yang luar biasa pada tahun 2021," kata direktur pelaksana Collins Learning Alex Beecroft.

"NFT tampaknya ada di mana-mana, dari bagian seni ke halaman keuangan, di galeri rumah lelang dan di seluruh platform media sosial. Apakah NFT akan memiliki pengaruh yang lama belum ditentukan, tetapi kehadirannya yang tiba-tiba dalam percakapan di seluruh dunia membuatnya sangat jelas tahun ini"

Sementara bulan lalu, Oxford English Dictionary menyebut vax sebagai Word of the Year, menunjukkan bahwa pada September tahun ini penggunaan kata tersebut naik lebih dari 72 kali dibanding tahun sebelumnya.

NFT mengalahkan dua kata berbasis teknologi lainnya pada daftar 10 kata tahun ini versi Collins. Yakni Crypto, bentuk pendek dari cryptocurrency, penggunaannya naik 468 persen dari tahun ke tahun. Ada juga Metaverse, yang penggunaannya telah meningkat 12 kali lipat sejak 2020.

Kata-kata dan frasa lain yang ikut serta ada Pingdemic yang berfokus pada Covid, Hybrid Working dan Double-vaxxed, bahkan Climate Anxiety juga masuk dalam daftar. Kata tersebut mencerminkan kekhawatiran yang berkembang tentang perubahan iklim. Sebelumnya, tahun 2020, Collins memilih lockdown sebagai kata tahunan, dan pada 2019 memilih Climate Strike.

Top 10 Kata Collins Dictionary Tahub 2021

1. NFT, singkatan untuk non-fungible token: sertifikat digital unik, terdaftar di blockchain, yang digunakan untuk mencatat kepemilikan aset seperti karya seni atau barang koleksi.

2. Cheugy, kata sifat, kata gaul: tak lagi dianggap keren atau modis.

3. Climate Anxiety, kata benda: keadaan tertekan yang disebabkan oleh kekhawatiran tentang perubahan iklim.

4. Crypto, kata benda, informal, kependekan dari cryptocurrency: media pertukaran digital terdesentralisasi yang dibuat, diatur, dan dipertukarkan menggunakan kriptografi dan (biasanya) perangkat lunak sumber terbuka, untuk pembelian online.

5. Double-vaxxed, informal: setelah menerima dua vaksinasi terhadap suatu penyakit. 

6. Hybrid Working, kata benda: praktik bergantian antara lingkungan kerja yang berbeda, seperti dari rumah dan di kantor.

7. Metaverse, kata benda: versi internet yang diusulkan yang menggabungkan lingkungan virtual tiga dimensi.

8. Neopronoun, kata benda: kata ganti yang baru diciptakan, terutama yang dirancang untuk menghindari perbedaan gender.

9. Pingdemic, kata benda, informal: pemberitahuan skala besar anggota masyarakat oleh aplikasi pelacakan kontak.

10. Regencycore, kata benda: gaya berpakaian yang terinspirasi dari pakaian yang dikenakan pada masyarakat kelas atas pada masa Kabupaten (1811–1820).

Foto: Pixabay

Artikel Terkait
Tech
Associated Press Meluncurkan Pasar NFT untuk Foto Jurnalistik

Tech
Penjualan NFT Mencapai Rp 357,5 Triliun pada 2021

Tech
Belum Bisa Beli Ferrari? Siap-Siap Beli NFT-nya Dulu Saja...