Current Issues

Studi: Tanpa Masker, Partikel Infeksius Pasien Covid Terbang Melebihi 1,8 Meter

Dwiwa

Posted on November 25th 2021


Pixabay/analogicus

Manfaat penggunaan masker untuk mencegah penularan Covid-19 telah dibuktikan oleh berbagai penelitian lebih dari setahun terakhir. Dan sebuah penelitian terbaru menunjukkan jika tanpa masker, saat orang dengan Covid-19 batuk dapat menyebarkan partikel infeksius lebih dari 1,8 meter.

Dilansir dari Business Insider, temuan tersebut merupakan hasil penelitian yang dilakukan oleh ilmuwan dari Universitas Cambridge. Dalam keterangan pers pada Selasa, berdasarkan model komputer, kebanyakan dari droplet besar jatuh di permukaan yang ada di dekatnya.

Tetapi untuk droplet yang kecil, seberapa cepat dan jauh ini bisa menyebar bervariasi. Ilmuwan mengatakan itu berarti jika masker tidak digunakan, orang yang terpapar Covid-19 dapat menulari orang lain dalam jangkauan 1,8 meter bahkan ketika di luar ruangan.

Studi yang dipublikasikan di jurnal ilmiah Physics of Fluid ini menguji sepuluh skenario dari seseorang yang batuk tanpa masker dengan menggunakan simulasi komputer.

Epaminondas Mastorakos, profesor termodinamikan terapan di Universitas Cambridge yang memimpin studi mengatakan bahwa fluktuasi kecepatan partikel, suhu, dan kelembaban berarti jumlah partikel yang didapat seseorang dalam jarak 1,8 meter bisa sangat berbeda setiap waktu.

“Kami sangat menyarankan agar masyarakat tetap memakai masker di dalam ruangan seperti kantor, ruang kelas, dan toko,” ujarnya.

Aturan jaga jarak 1,8 meter dari orang lain telah banyak diterapkan untuk mencoba memperlambat penyebaran virus corona. Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC) mengatakan pada Mei jika penularan Covid-19 melalui inhalasi partikel infeksius bisa terjadi lebih dari 1,8 meter. Mereka mengatakan jika faktor-faktor seperti ventilasi yang buruk dan paparan lebih dari 15 menit dapat meningkatkan risiko tertular Covid-19.

Penelitian dari Massachusetts Institute of Technology (MIT) pada April menemukan menjaga jarak 1,8 meter tidak cukup untuk menghentikan penularan virus corona di dalam ruangan. Tetapi model berbasis fisika mereka mengasumsikan parkiel selalu menyebar merata di seluruh ruangan.

Para ilmuwan Cambridge mengatakan bahwa vaksinasi, ventilasi, dan masker – meski tidak 100 persen efektif – sangat penting untuk mengendalikan penyebaran virus.

Jadi, ingat selalu untuk memakai masker kalian ya saat keluar dari rumah. Jangan lupakan untuk menjaga jarak, mencuci tangan, dan menjauhi kerumunan.(*)

Related Articles
Current Issues
Studi Global: Memakai Masker Cegah Covid Hingga 53 Persen

Current Issues
Marah Diingatkan karena Gak Pakai Masker? Mungkin Orang itu Mengalami Hal ini...

Current Issues
Mengapa Vaksin Covid-19 Bukan Alasan Untuk Abaikan Protokol Kesehatan?