Lifestyle

Hindari 5 Makanan Ini Saat Akan Naik Pesawat, Bisa Bikin Kacau...

Dwiwa

Posted on November 23rd 2021


Ilustrasi makan. Pixabay/RitaE

Selama ini mungkin kita tidak pernah peduli dengan apa yang dimakan sebelum naik pesawat. Tetapi tahu nggak sih  kalau ternyata apa yang kita makan sebelum naik pesawat bisa berpengaruh terhadap kenyamanan selama perjalanan?

Bahkan jika sampai salah pilih itu bisa menimbulkan “kekacauan” ketika kita berada di ketinggian 35 ribu kaki. Pasalnya, apa yang kita makan akan sangat berdampak pada sistem pencernaan selama berada di dalam pesawat. Bisa dibayangkan betapa repotnya kita ketika perut berulah selama berada di ketinggian.

Lalu, makanan apa saja sih yang sebaiknya dihindari ketika akan naik pesawat terbang? Dilansir dari Bestlife, berikut 5 makanan yang direkomendasikan ahli untuk dihindari saat kita akan melakukan perjalanan udara.

1. Makanan olahan dan asin

Makanan pertama yang perlu dihindari adalah jenis olahan dan asin. Makanan cepat saji dan camilan mungkin tampak begitu menggoda saat berada di ruang tunggu bandara.

Tetapi para ahli mengingatkan jika kedua makanan ini bisa mengganggu sistem pencernaan, terutama yang mengandung lemak tinggi sehingga perlu dicerna lebih lambat saat duduk. Lebih buruknya, makanan tersebut bisa menyebabkan rasa terbakar.

“Menghindari makanan yang secara alami menyebabkan kembung melalui retensi cairan, seperti makanan tinggi garam, dapat membuat kalian lebih nyaman saat duduk selama penerbangan,” ujar ahli diet Eling Tsai.

Selain itu, menghindari makanan asin sebelum berangkat penting agar tubuh tetap terhidrasi dengan baik. Tsai menjelaskan jika tekanan udara di pesawan sangat rendah kelembapannya. Meski mungkin kalian tidak berisiko mengalami dehidrasi serius, itu masih dapat memperburuk perasaan lelah. Jadi minum air adalah pilihan yang baik.

2. Kacang dan polong-polongan lainnya

Meskipun direkomendasikan untuk diet sehat, faktanya kacang dan berbagai jenis polong-polongan lain bisanya menimbulkan gas setelah makan. Tetapi karena adanya tekanan di dalam kabin pesawat, efeknya pada sistem pencernaan bisa lebih buruk setelah lepas landas.

“Gas di tubuh kalian akan mengembang saat mencapai ketinggian,” ujar Tsai pada Bestlife. “Jika ada makanan yang kalian secara khusus membuat kalian kembung, menghindarinya adalah pilihan bijak sampai kalian mendarat.

3. Brokoli, Kale, dan sayuran cruciferous

Mengonsumsi sayuran sebelum terbang terdengar seperti pilihan yang sehat. Tetapi menurut ahli, ini sebenarnya bisa menjadi satu-satunya saat di mana kalian mungkin perlu mempertimbangkan sesuatu yang lain.

Erin Judge, ahli gizi, ahli kesehatan usus, dan pendiri Gutivate mengatakan jika sayuran mentah, terutama seperti kale dan brokoli dapat menyebabkan lebih banyak gas. Ketinggian sendiri telah menyebabkan lebih banyak gas diproduksi, menambahnya dengan sayuran mentah cenderung membuat kalian merasa kembung.

Tetapi jika masih ingin makan sayuran sebelum berangkat, ahli gizi Heather Hanks merekomendasikan untuk mengonsumsi asparagus atau salad sederhana sebagai pengganti brokoli.

4. Makanan pedas

Buat pecinta pedas, tahan dulu keinginan kalian untuk menyantap jenis makanan ini. Pasalnya, makanan ini bisa membuat kalian merasa tidak nyaman sepanjang perjalanan dengan pesawat.

Menurut ahli gizi Paula Deobrich, MPH, makanna pedas dapat mengiritasi lambung dan menyebabkan kelebihan gas dan kembung. Itu dapat meningkatkan kemungkinan ketidaknyamanan perut yang ekstrem dalam penerbangan.

5. Permen karet bebas gula atau permen

Mengunyah permen karet saat naik pesawat memang membantu telinga kita untuk menyesuaikan diri dengan perubahan tekanan kabin saat terbang. Namun menurut para ahli, mengunyah permen karet saat terbang juga membuat kita menelan udara, yang dapat menyebabkan kembung.

Ini terutama berlaku untuk produk yang dibuat dengan gula sintetis yang sulit dicerna tubuh dan bahkan mungkin memiliki efek pencahar. Jadi jika kalian ingin nafas tetap segar, sebungkus permen mints tampaknya pilihan yang lebih baik.

Related Articles
Lifestyle
Kalian Penggemar Makanan Olahan? Ketahui Dulu Yuk Dampak Buruknya

Lifestyle
Tidak Ada Makanan “Buruk”, Begitu Klaim Panduan dari American Heart Association

Lifestyle
Penelitian Selama 17 Tahun ini Harusnya Bikin Kalian Takut Konsumsi Fast Food