Lifestyle

5 Tips Meminimalisir Rasa Sakit Hati setelah Putus Cinta

Kezia Kevina Harmoko

Posted on November 23rd 2021

(Ilustrasi: Freepik)

Baru-baru ini, warganet terutama warga Twitter ramai memperbincangkan Nessie Judge, YouTuber yang diduga dikhianati sang pasangan. Warganet geram banget dengan si mantan pasangan Nessie yang diduga memutuskan hubungan karena sudah dekat dengan orang lain.

Tentu menyakitkan banget hubungan yang cukup lama dibangun harus kandas dengan cara yang kurang baik. Namun, ada beberapa cara yang bisa dilakukan agar rasa sakit akibat pemutusan hubungan bisa berkurang. Berikut beberapa tips dari psikolog Loren Soeiro seperti yang dilansir dari Psychology Today.

Segera putuskan hubungan jika tahu tak akan bisa lanjut

Terkadang kita melihat sederet red flags (perilaku buruk) dari si doi, tapi tetap bertahan dengan harapan ia bisa berubah. Atau kita bisa mengubahnya. Well, sebaiknya jangan dilakukan. Sadari apa perasaanmu dan segera selesaikan hubungan jika tahu bahwa kamu tak akan bisa melanjutkannya.

Sebutkan alasan dengan jelas

Jujur dengan perasaan itu penting banget agar si doi paham apa yang kita rasakan dan dapat memahami masalah yang sesungguhnya. Namun, kalau kejujuran diperkirakan bakal menyakiti dia, jangan dibeberkan semuanya. Sebutkan juga alasan konkret ingin memutuskan hubungan, jangan pakai alasan klise yang gak jelas seperti, “Aku gak cukup baik buat kamu.”

Ucapkan langsung empat mata

Hadir secara fisik untuk mengungkapkan maksud itu penting banget. Hal ini menunjukkan bahwa hubungan yang selama ini dibangun itu memang penting bagi kita. Sebaiknya jangan memutuskan hubungan lewat chat karena itu akan lebih menyakitkan dan menyisakan kebingungan.

Sebaiknya ungkapkan keinginan untuk putus di tempat yang cukup privat agar kita bisa jelas menyebutkan alasan di balik tindakan yang diambil.

Dengarkan tanpa membela diri

Tentunya kita mau menyelesaikan hubungan dengan baik, jadi harus dengar dari pihak lain juga. Jawab semua pertanyaan dengan sejujur mungkin, tanpa berusaha membela diri. Kalau terus membela diri, yang ada malah membangun perselisihan. Berikan apresiasi cukup juga pada kebaikan yang dilakukan si pasangan.

Sadari bahwa kini hubungan dengan doi tidak sama lagi

Ada baiknya memutuskan komunikasi selama beberapa saat setelah putus untuk menunjukkan bahwa hubungan memang sudah usai dan sudah tak lagi sama. Jangan sampai tetap berkomunikasi justru bikin situasi jadi rumit.

Sebaiknya hindari menyebut bahwa ada harapan hubungan dapat diperbaiki di masa depan. Lebih baik jangan sisakan harapan agar hubungan bisa selesai dengan tuntas. Nggak perlu juga menyebut akan tetap jadi teman atau support system. Segalanya sudah berbeda, titik.

Nah, itu dia beberapa langkah untuk mengurangi rasa sakit hati setelah hubungan kandas. Apa pun kondisinya, putus itu memang hal yang sulit. Kalau kamu struggling dengan kesehatan mental setelah putus dan aktivitas sehari-harimu mulai terganggu, gak ada salahnya kok buat cari bantuan ke psikolog. Semoga kamu bisa segera merasa lebih baik ya! (*)

Related Articles
Lifestyle
17 Kalimat Andalan Pasangan Toxic Ini Bisa Menghancurkan Hubungan

Lifestyle
Tujuh Kesalahan Fatal yang Bisa Bikin Hubungan Rusak dan Sulit Diperbaiki

Interest
Biar Nggak Kelihatan Jahat, Lakukan Tips Ini Saat Ingin Putus!