Tech

Mulai 2022, Rumah Baru di Britania Raya Wajib Punya Pengisian Daya EV

Jingga Irawan

Posted on November 23rd 2021


Credit: Bloomberg

Pemerintah Britania Raya mengambil langkah berani untuk mengurangi dampak perubahan iklim. Mereka membuat aturan baru bahwa rumah baru harus punya stasiun pengisian kendaraan listrik (EV). Termasuk juga pada bangunan bisnis baru. Aturan ini berlaku mulai 2022. Langkah baru ini bertujuan untuk meningkatkan adopsi EV di negara tersebut dengan menambahkan hingga 145.000 titik pengisian lagi setiap tahun.

"Ini berarti orang dapat membeli properti baru yang sudah siap untuk masa depan kendaraan listrik, sambil memastikan titik pengisian daya tersedia di toko-toko dan tempat kerja baru di seluruh Britania Raya, semudah mengisi bahan bakar mobil bensin atau diesel hari ini," bunyi siaran pers negara mengumumkan seperti dikutip dari TechCrunch, Selasa (23/11).

Pemerintah Britania Raya telah mendukung pemasangan lebih dari 250.000 titik pengisian, sehingga aturan baru akan meningkatkan jumlahnya menjadi lebih dari 50 persen pada tahun pertama saja.

Bangunan seperti supermarket dan tempat kerja juga termasuk dalam undang-undang itu. Bersama dengan renovasi skala besar yang akan memiliki lebih dari 10 tempat parkir. Namun, rincian aturan, seperti spesifikasi dan output daya dari instalasi, belum dirilis.

Tetapi, Partai Buruh oposisi Britania Raya mencatat bahwa London dan bagian tenggara negara itu memiliki lebih banyak stasiun pengisian daripada wilayah Inggris lainnya dan Wales. Mereka menganggap bahwa undang-undang baru ini tak akan membantu dalam hal itu.

Langkah itu juga tak akan membawa perubahan apa pun yang akan membuat EV lebih terjangkau untuk keluarga berpenghasilan rendah dan menengah. Mengingat, harga kendaraan listrik memang jauh lebih mahal dari mobil berbahan bakar bensin.

Pemerintah Britania Raya bertujuan sepenuhnya melarang penjualan mobil bahan bakar fosil pada tahun 2030. Hal itu berarti 10 tahun lebih awal dari yang direncanakan. Pemerintah sebelumnya mengatakan bahwa mereka siap untuk menghabiskan dana GBP 500 juta (Rp 9,4 triliun) untuk membangun infrastruktur pengisian EV di negara tersebut.(*)

Related Articles
Tech
Volvo Berencana Hanya Jual Mobil Listrik Mulai 2030

Tech
Indonesia Bakal Bangun Pabrik Baterai EV Senilai Rp 17 Triliun Bareng LG

Tech
Volkswagen Mulai Bangun Pabrik Baterai EV Tahun Depan