Lifestyle

Rahasia Diet Legenda NBA Shaquille O’Neal yang Punya ABS Lagi Setelah 15 Tahun

Dwiwa

Posted on November 18th 2021


Instagram @shaq

Legenda NBA Shaquille O’Neal akhirnya kembali menjalani latihan ABS setelah 15 tahun tak pernah melakukan lagi. Dilansir Insider, pria yang akrab disapa Shaq ini mengatakan terakhir kali dia memiliki perut kotak-kotak adalah ketika bermain untuk Miami Heat pada 2006.

Kepada Men’s Journal, Shaq pernah mengungkapkan jika dirinya sempat kehilangan semangat untuk berolahraga dan makan sehat pada 2020. Tahun itu terasa begitu berat karena 28 orang yang dekat dengannya, termasuk Kobe Bryant dan saudara perempuannya Ayesha Harrison-Jex meninggal dunia.

Setelah melewati masa sulit itu, dia akhirnya bisa kembali bersemangat untuk ke gym dan mulai menjalani diet. Hal itu yang membuatnya bisa mendapatkan rasa kontrol lagi. Pada Juni, Shaq mengatakan dia merasa lebih baik dari sebelumnya. Bahkan dapat melihat ABS-nya lagi untuk pertama kali setelah 15 tahun.

“Aku telah melakukan ini selama enam bulan dan hanya makan buah segar, protein shakes, salad, ikan, ayam, dan asparagus atau sayuran lain,” ujarnya pada Mens Journal.

“Setiap hari makan dengan porsi yang sangat kecil. Hal itu membantuku kehilangan 25-30 pon (sekitar 11 -13 kg). Aku mulai melihat hal-hal yang belum pernah kulihat dalam 20 hingga 30 tahun –seperti six-pack. Dan aku tidak memilikinya sejak di Miami Heat 2006,” imbuhnya.

Selain mengatur pola makan, Shaw mengatakan jika dirinya juga mengikuti latihan rutin yang lebih menekankan pada kardio. Dia melakukan banyak jogging yang dipadukan dengan beberapa latihan kekuatan.

Makan tinggi protein dan mengurangi karbohidrat dapat menjadi metode penurunan berat badan yang efektif ketika digabungkan dengan olahraga dan defisit kalori, yang disebutkan Shaq sebagai porsi yang lebih kecil.

Ahli gizi olahraga Nancy Clark mengatakan kepada Insider jika orang yang aktif harus mengonsumsi 0,5 sampai 1 gram protein per pon berat badan mereka. Tujuannya untuk menurunkan berat dan membangun otot.

Pada sebuah episode Inside the NBA, pada Mei 2021, Shaq mengaku memiliki tinggi badan 2,16 meter. Bobotnya 375 pon (sekitar 170 kg). Pada acara itu, Shaq merekomendasikan makan 187 hingga 375 gram protein sehari untuk menurunkan berat badan.

Sementara itu, ahli gizi terdaftar di Spectrum Health Kristi Veltkamp pernah mengatakan kepada Insider jika protein shake bukanlah senjata ampuh untuk membentuk otot. Tetapi itu bisa jadi alat yang efektif untuk mengurangi berat badan sambil menjaga massa otot.

Mengganti makan 500 hingga 700 kalori dengan 200 kalori shake mungkin dapat membantu orang mencapai defisit kalori yang bertujuan untuk penurunan berat badan.(*)

Related Articles
Lifestyle
Kapan Sih Waktu Makan yang Paling Tepat?

Lifestyle
Awas, Diet Yo-Yo Berbahaya Bagi Kesehatan Loh

Lifestyle
Diet Populer Ini Ternyata Buruk Bagi Kesehatan, Ada yang Pernah Ikutan?