Current Issues

Jumlah Kasus Covid-19 di Indonesia Rendah, Masihkah Masyarakat Taat Prokes?

Dwiwa

Posted on November 17th 2021

pixabay

Kondisi Covid-19 di Indonesia sudah mulai terkendali dalam beberapa minggu terakhir. Pembatasan ketat yang selama ini dilakukan pun sudah mulai dilonggarkan meskipun protokol kesehatan (prokes) ketat masih tetap disarankan. Lalu dengan kondisi seperti ini apakah masyarakat terhadap prokes?

Rupanya, meskipun kasus Covid-19 di Indonesia sudah turun drastis, tingkat kepatuhan penerapan prokes per kabupaten/kota di pulau Jawa-Bali dan non Jawa-Bali mayoritas cukup tinggi. Meskipun jika dilihat per pulau, masih terdapat keberagaman dalam tingkat kepatuhan.

Menurut data dari covid19.go.id, selama satu pekan terakhir, yakni mulai 8 November sampai 14 November, dilaporkan hanya ada 20,37 persen kabupaten/kota, 21,9 persen Kecamatan, dan 22,96 persen desa/kelurahan secara nasional yang melaporkan kepatuhan memakai masker kurang dari 75 persen total masyarakat yang terpantau.

Kemudian untuk kepatuhan menjaga jarak dalam periode yang sama, terdapat 23,71 persen kabupaten/kota, 23,78 persen kecamatan dan 21,91 persen desa/kelurahan secara nasional dengan kepatuhan kurang dari 75 persen total masyarakat yang terpantau.

Sementara itu, rata-rata kepatuhan memakai masker di lokasi kerumunan paling rendah terjadi di restoran/kedai, yakni hanya 65,77 persen. Kemudian di tempat wisata 75,22 persen, rumah 83,32 persen, tempat olahraga publik 87,55 persen dan tempat ibadah 89,06 persen. Sedangkan bandara menjadi tempat di mana kepatuhan memakai masker mencapai 98,78.

Di sisi lain, rata-rata kepatuhan menjaga jarak dan menghindari kerumunan di lokasi kerumunan paling rendah terjadi di tempat wisata, yakni hanya 73,41 persen. Di restoran/kedai 76,53 persen, di rumah 83,68 persen, di tempat olahraga publik 86 persen, dan di tempat ibadah 87,4 persen. Bandara pun kembali menjadi tempat di mana kepatuhan orang menjaga jarak dan menghindari kerumunan mencapai 97,69 persen.

Meskipun kepatuhan masyarakat tergolong cukup tinggi, tetapi juru bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito berharap agar pemerintah daerah dan pos komando Covid-19 di daerah terus mengedukasi masyarakat terkait prokes. Selain itu juga mengawasi penerapannya di masyarakat.

“Khususnya menjelang periode nataru agar setiap potensi penularan Covid-19 dapat dicegah secara dini oleh masyarakat,” ujar Wiku.(*)

Artikel Terkait
Current Issues
Menkominfo Minta Masyarakat Waspadai Tren Kenaikan Kasus Covid-19

Current Issues
Ini Lima Cara yang Mungkin Jadi Sumber Penularan Covid-19

Current Issues
Seminggu Cetak 3 Kali Rekor! Yuk Makin Disiplin Protokol Covid-19