Entertainment

‘Dune’: Apa yang Terjadi pada Bumi Saat Peristiwa di Film Berlangsung?

Jingga Irawan

Posted on November 15th 2021

Credit: WarnerBros.

Film adaptasi Denis Villeneuve tahun 2021 dari kisah fiksi ilmiah epik Frank Herbert, Dune, membawa penonton ke beberapa planet termasuk Caladan, Giedi Prime, dan Arrakis. Kisahnya seputar keluarga bangsawan House Atreides yang pindah dari planet air mereka, Caladan, ke planet gurun Arrakis. Di sana mereka telah diperintahkan Imperium untuk mengambil alih penambangan rempah-rempah.

House Harkonnen, dari planet Giedi Prime dan saingan Atreides, telah mengawasi penambangan rempah-rempah sampai sekarang, dan membuat plot dengan Kaisar yang iri terhadap Duke Leto Atreides (Oscar Isaac) beserta keluarganya.

Dengan semua planet menakjubkan yang kita kunjungi di film ini, kalian mungkin bertanya-tanya apakah ada di antara mereka yang dulunya adalah Bumi? Dan kalian pasti penasaran apa yang sebenarnya terjadi pada Bumi saat peristiwa Dune di tahun 10.191 berlangsung?

Sedikit Backstory

Kisah Dune oleh Frank Herbert mencakup enam novel dan ribuan tahun, diakhiri dengan Dune: Chapterhouse. Namun, setelah kematian Frank pada tahun 1986, alam semesta Dune dilanjutkan oleh putranya Brian Herbert, yang telah menulis novel tambahan untuk kisah tersebut dengan bantuan orang lain. Alam semesta Dune sekarang mencakup lebih dari 20 novel, menawarkan detail dan penjelasan yang diperluas dari enam buku asli Frank Herbert.

Selain itu, The Dune Encyclopedia diterbitkan tepat sebelum kematian Frank dan berfungsi sebagai teks referensi untuk novel. Namun, dalam semua karya tambahan yang berasal dari Frank Herbert ini, apa yang dianggap 'kanon' oleh penggemar, termasuk apa yang terjadi pada Bumi, bergantung pada siapa yang kalian tanya dan teks mana yang kalian ikuti.

Inilah yang terjadi pada Bumi, berdasarkan apa yang dapat kita kumpulkan dari materi 'alam semesta' Dune.

Ada Perang Besar Sebelum Dune

Lebih dari 10.000 tahun sebelum peristiwa Dune, Bumi mengalami perubahan drastis, karena sebuah peristiwa yang disebut Jihad Butler. Seperti pertempuran yang kita saksikan Paul Atreides (Timothée Chalamet) memiliki visi dalam film Villeneuve, 'jihad' di Bumi ini adalah perang yang kejam. Itu adalah pertempuran manusia versus mesin, karena kecerdasan buatan anorganik telah menimbulkan ancaman eksistensial terhadap umat manusia.

Sekarang, di alam semesta pasca-perang ini, segala jenis "mesin berpikir,” atau kecerdasan dari jenis yang dihasilkan komputer, dilarang ada. Inilah sebabnya mengapa kita tak melihat sesuatu yang menyerupai komputer dalam film Dune.

Ini juga alasan di balik adanya pengembangan komputer super biologis, manusia yang dikenal sebagai "mentat,” seperti Thufir Hawat (Stephen McKinley Henderson) dan Piter de Vries (David Dastmalchain). Setelah perang, sekelompok penerjemah berkumpul di Bumi untuk membuat Orange Catholic Bible, yang sering kita saksikan Gurney Halleck (Josh Brolin) membaca dan mengutipnya.

Manusia Bumi Menghuni Imperium

Hal yang menarik tentang alam semesta Dune adalah semua penghuni Space Guild berasal dari Bumi. Tak ada "alien luar angkasa" seperti yang kalian harapkan dengan epik sci-fi intergalaksi seperti Dune.

Bagi orang-orang yang tersebar di berbagai planet di tata surya, Bumi adalah semacam tempat lahir peradaban. Bumi adalah rumah leluhur orang Caladan, Giedi Prime, Arrakis, dan sebagainya. Dengan demikian, Imperium muncul dan beroperasi dengan cara yang mirip dengan sistem feodal Bumi yang kita kenali.

Faktanya, House Atreides dapat melacak garis keturunan mereka sampai ke Agamemnon, penguasa Yunani kuno yang terkenal secara historis. Ingat sosok di tablet emas dalam film Villeneuve, yang sangat diperhatikan Duke Leto sebelum meninggalkan Caladan? Itu Agamemnon gengs!

Sisa-sisa Bumi Ada Di Seluruh Alam Semesta 'Gunung Pasir'

Selain Atreides yang mengklaim garis keturunan Agamemnon, kita juga melihat sekilas buku pertama tentang Bumi yang kita kenal, dari Paul Atreides. Paul mengacu pada kekuatan tokoh-tokoh kuno seperti Ghengis Khan dan Adolf Hitler, ketika dia memperingatkan bahaya bencana yang menyertai kepemimpinan politik.

Dan nantinya dalam saga tersebut, Leto II, yang memiliki kemampuan Bene Gesserit untuk menjelajahi semua ingatan leluhurnya, akan sering menghabiskan banyak waktu untuk menghidupkan kembali peristiwa sejarah yang dikenali dari Bumi. Leto II mampu mengingat invasi Romawi, musik Bach dan Mozart, pertempuran Napoleon, dan banyak lagi, semua dari Bumi.

Selain itu, berbagai bahasa dari Bumi diucapkan secara rahasia, tanaman asli Bumi dibudidayakan, dan hewan hibrida berdasarkan spesies Bumi dibiakkan di planet yang jauh, di seluruh alam semesta Dune dan selama ribuan tahun.

Jadi, Apa yang Terjadi dengan Bumi?

Latar Dune terjadi pada 10.191 A.G. (After Guild), seperti yang kita lihat di adegan pertama dalam film Villeneuve. 'After Guild' berarti setelah pendirian Space Guild dimana Atreides dan Houses lainnya tinggal di dalamnya, yang diciptakan dengan kolonisasi alam semesta.

Menurut The Dune Encyclopedia, beberapa ribu tahun setelah tata surya dijajah oleh manusia dan kemudian dikendalikan oleh Persekutuan, Bumi dihantam oleh "planetoid" lain dan hampir hancur. Pada saat itu, jumlah penduduk tata surya melebihi jumlah penduduk Bumi, dua puluh banding satu. Jadi, kursi Kekaisaran dipindahkan dari Bumi dan misi penyelamatan artefak dilakukan. Beberapa dekade kemudian, Bumi ditanam kembali dan disisihkan sebagai Taman Nasional, atas perintah Imperium.

Dari sana, segalanya menjadi rumit. Dan bagi para penggemar Dune, banyak ketidakkonsistenan antara penjelasan yang diberikan The Dune Encyclopedia dengan tambahan novel Dune yang ditulis oleh putra Frank Herbert, Brian.

Untungnya, kita dapat melihat ke materi sumber untuk lebih jelasnya. Dalam percakapan yang diadakan oleh Bene Gesserit dalam novel asli Frank Herbert, kita mengetahui bahwa tatanan rahasia wanita mempertahankan beberapa artefak yang hilang dari apa yang mereka sebut sebagai "Old Earth" atau "Old Terra,” termasuk lukisan karya Vincent Van Gogh.

Selain itu, Leto II mengatakan dalam novel keempat bahwa Bumi tak ada lagi. Dan pada saat novel Dune keenam dan terakhir Frank Herbert, Chapterhouse, yang terjadi beberapa ribu tahun setelah masa Paul Atreides, Bene Gesserit menyebut Bumi sudah "hilang."(*)

Artikel Terkait
Entertainment
Agar Tak Bingung, Ini Beberapa Petunjuk Penting Soal Alam Semesta ‘Dune’

Entertainment
Berlatar Tiga Planet, Film ‘Dune’ Butuh Seribu Kostum untuk Syuting

Entertainment
Perannya Kecil, Zendaya Cuma Habiskan 4 Hari untuk Syuting ‘Dune’