Tech

Tesla Bakal Sediakan Sistem Internet Satelit Starlink di Stasiun Supercharger

Jingga Irawan

Posted on November 15th 2021

Tak usah heran jika Elon Musk diberi gelar “Expert Generalist.” Pengusaha sukses berusia 50 tahun itu mampu menciptakan banyak peluang baru dengan menggabungkan beberapa bidang bisnis yang digelutinya.

Dilansir Electrek, Minggu (14/11), Tesla telah mulai menyebarkan antena Starlink SpaceX di stasiun Supercharger dalam upaya nyata untuk menawarkan internet berbasis satelit kepada pemilik (electric vehicle) EV saat mengisi daya baterai mobil mereka.

Tak dapat disangkal bahwa Jaringan Supercharger Tesla saat ini memiliki kualitas pengisian daya terbaik untuk mobil listrik. Supercharger Tesla juga membutuhkan waktu pengisian yang lebih pendek dibanding beberapa stasiun lainnya, tetapi masih banyak pemilik Tesla yang tak biasa menghabiskan waktu lebih dari 30 menit di stasiun.

Untuk mengurangi kebosanan, perusahaan yang baru-baru ini memindahkan kantor ke Texas itu telah menyertakan aplikasi hiburan dalam mobil, seperti Tesla Theater, yang mencakup Netflix, Youtube, Twitch, dan aplikasi streaming lainnya, serta Tesla Arcade, yang mencakup beberapa video game.

Pemilik mobil dengan konektivitas premium, langganan bulanan USD 10 (Rp 140 ribu) untuk aplikasi data-berat, dapat menggunakan fitur tersebut melalui konektivitas seluler LTE Tesla.

Tesla baru-baru ini mempersingkat masa percobaan untuk konektivitas premium, mendorong lebih banyak pemilik mobil untuk membayar atau jika tidak, mereka harus kehilangan fitur tersebut. Tetapi, bagi mereka yang tak menyukainya masih dapat menggunakan fitur saat mobil terhubung ke Wi-Fi.

Untuk membuat pengalaman Supercharger lebih baik, CEO Elon Musk telah berjanji untuk menyebarkan konektivitas Wi-Fi di stasiun. Elon Musk yang kebetulan juga CEO SpaceX, telah mengisyaratkan penggunaan sistem internet Starlink SpaceX untuk menyediakan internet di stasiun Supercharger.

Sekarang, Tesla tampaknya telah memulai penyebarannya, karena beberapa pemilik Tesla mengaku telah melihat antena Starlink di stasiun Supercharger. Seorang pemilik Tesla dengan username HollywoodSX di Reddit melihat satu antena Starlink di stasiun Supercharger di Lake City, Florida.

Credit: Electrek

SpaceX baru-baru ini memperluas layanan internet Starlink, yang sudah didukung oleh konstelasi lebih dari 1.000 satelit. Starlink juga berhasil memiliki lebih dari 100.000 pengguna, dan berkembang pesat.

Sementara itu, Tesla baru-baru ini mengumumkan bahwa jaringan Supercharger-nya telah mencapai tonggak baru dengan memiliki 30.000 Supercharger di lebih dari 3.100 stasiun. Pembuat mobil ini bertujuan untuk melipatgandakan jumlah Supercharger dalam dua tahun ke depan, mengingat mereka juga membuka stasiunnya untuk pemilik EV non-Tesla.(*)

Foto: Pixabay

Related Articles
Tech
India Imbau Warganya untuk Tak Pesan Starlink Sampai Dapat Lisensi

Tech
Elon Musk Siapkan Rp 436,7 Triliun untuk Proyek Internet Satelit Starlink

Tech
Tesla Bakal Rilis Mobil Listrik Rp 356 Juta Tanpa Setir Pada 2023