Lifestyle

Hati-Hati Kebiasaan Ini Bisa Sebabkan Diabetes, Termasuk pada Remaja!

Dwiwa

Posted on November 14th 2021

Jumlah kasus diabetes di dunia terus mengalami peningkatan dari tahun ke tahun, tidak terkecuali di Indonesia. Pada 2020, jumlah diabetes di Indonesia bahkan mencapai 18 juta. Angka ini naik 6,2 persen dibanding pada 2019 lalu.

Diabetes sendiri ada tiga jenis utama, yakni tipe 1, tipe 2 dan diabetes gestasional. Kabar buruknya, sebagian besar dari kasus diabetes ini merupakan diabetes tipe 2, jenis yang seharusnya bisa dicegah. Selain itu, penyakit ini tidak lagi hanya dialami oleh orang dewasa, tetapi juga mulai ditemukan pada anak dan remaja.

Lalu, kebiasaan apa saja sih yang bisa membuat kita jadi lebih rentan terhadap diabetes? Dilansir dari Eat This, Not That!, berikut lima kebiasaan tak terduga yang bisa memicu terjadinya diabetes.

 

1. Memiliki tekanan darah tinggi

Tekanan darah tinggi adalah faktor risiko diabetes. American Diabetes Association mengungkapkan jika saat tekanan darah kita tinggi, jantung harus bekerja lebih keras dan risiko penyakit jantung, stroke, dan masalah lainnya meningkat.

 

2. Memiliki IMT tinggi alias obesitas

Menurut National Institute of Diabetes and Digestive and Kidney Disease (NIDDK), obesitas memainkan peran utama dalam perkembangan diabetes. Orang yang mengalami obesitas biasanya memiliki indeks masa tubuh (IMT) yang tinggi.

Mereka mengatakan kalian mungkin dapat mencegah atau menunda diabetes dengan menurunkan 5 hingga 10 persen dari berat badan berlebih saat ini. Tidak kalah penting, setelah berat menurun jangan sampai kalian menambah lagi.

 

3. Makan tidak bergizi

Diet memainkan peran besar dalam munculnya diabetes tipe 2. NIDDK menjelaskan bahwa mengurangi asupan kalori sangat penting untuk menurunkan berat badan dan mempertahankannya.

Mereka mengungkap jika diet kita harus mencakup porsi yang lebih kecil dengan lemak dan gula yang lebih sedikit.

Selain itu, makanan juga harus beragam dari berbagai jenis makanan, termasuk banyak biji-bijian, buah-buahan, dan sayuran. Membatasi daging merah dan menghindari makanan olahan daging adalah ide yang baik.

 

4. Tidak olahraga

Olahraga juga penting untuk kesehatan, termasuk membantu menurunkan berat badan dan menurunkan kadar gula darah. NIDDK mengatakan dua hal itu mengurangi risiko diabetes tipe 2. Dalam seminggu, setidaknya lakukan 5 kali aktivitas fisik dengan lama 30 menit per hari.

“Beberapa aktivitas fisik setiap hari dapat membantu menurunkan gula darah dan mungkin mencegah diabetes tipe 2,” ujar Dr. Deena Adimoolam, ahli endokrinologi terlatih di Yale yang mengkhususkan diri pada diabetes. “Aktivitas sehari-hari bahkan dapat membantu menurunkan berat badan dan meningkatkan kesehatan jantung.”

 

5. Merokok

Meninggalkan rokok dapat membantu kita mencegah diabetes. NIDDK mengatakan merokok dapat berkontribusi pada resistensi insulin yang dapat menyebabkan diabetes tipe 2. Jika kalian sudah merokok, cobalah untuk berhenti.

 

Selain itu, mendapatkan pengobatan saat awal gejala juga menjadi hal penting agar diabetes tidak berkembang menjadi penyakit yang mengerikan. Karena itu, kalian harus waspada dengan beberapa gejala diabetes.

Beberapa di antaranya adalah buang air kecil banyak dan sering di malam hari, sangat harus, kehilangan berat badan tanpa ada niat untuk menurunkan, merasa sangat lapar, hingga penglihatan kabur. Selain itu, tangan atau kaki mengalami mati rasa atau kesemutan, merasa sangat lelah, kulit sangat kering, luka yang sulit sembuh, serta infeksi yang lebih banyak dari biasanya.

Jika ada tanda-tanda tersebut, segera periksa ke dokter ya.(*)

Artikel Terkait
Lifestyle
Jangan Remehkan, Ini Dampak Buruk yang Bisa Kalian Dapat Jika Obesitas

Lifestyle
Stop Kebiasaan Buruk Ini Jika Kalian Tidak Ingin Obesitas

Lifestyle
Hati-Hati, Penyakit Mematikan Ini Dikaitkan Dengan Fast Food Loh