Tech

Disebut Sebagai Masa Depan Internet, Apa Itu Metaverse?

Jingga Irawan

Posted on November 12th 2021

Credit: Crayta

Dalam beberapa bulan terakhir kalian pasti pernah mendengar tentang metaverse. Mungkin kalian pernah membaca bahwa metaverse akan menggantikan internet. Mungkin kita semua seharusnya tinggal di sana. Mungkin Facebook, Microsoft dan Disney mencoba mengambil alih dunia internet lewat metaverse? Tapi apa sih itu metaverse dan kenapa kedengarannya penting banget?

Metaverse sulit dijelaskan karena satu alasan: belum tentu ada. Gagasan itu sebagian menjadi impian untuk masa depan internet dan sebagian merupakan cara untuk merangkum beberapa tren terkini dalam dunia online, termasuk pertumbuhan teknologi 3D, virtual reality dan augmented reality.

Dari mana istilah metaverse di dapat?

Orang pertama yang terkenal menciptakan istilah "metaverse" adalah Neal Stephenson. Ia menyebut  dalam novelnya tahun 1992, Snow Crash. Istilah itu merujuk pada dunia virtual 3D yang dihuni oleh avatar orang sungguhan.

Banyak karya fiksi ilmiah lainnya yang sekilas mirip banget dengan metaverse. Beberapa di antaranya bahkan sudah ada sebelum Snow Crash. Tetapi buku Stephenson tetap menjadi referensi paling umum bagi para penggemar metaverse.

Untuk sekarang, apa itu metaverse?

Nggak ada definisi yang diterima secara universal tentang "metaverse" sesungguhnya. Tapi hal itu diduga akan menjadi penerus internet yang lebih menarik. Pendukung metaverse di Sillicon Valley terkadang merujuk deskripsi metaverse dari kapitalis ventura Matthew Ball, penulis Metaverse Primer yang ekstensif:

“Metaverse adalah jaringan luas dari dunia 3D dan simulasi real-time yang diberikan secara terus-menerus dan mendukung kontinuitas identitas, objek, sejarah, pembayaran, dan hak, serta dapat dialami secara bersamaan oleh jumlah pengguna yang tak terbatas secara efektif, masing-masing rasa kehadiran dengan individu.”

Ada pula gambaran sederhana yang diungkapkan Facebook soal metaverse:

"'Metaverse adalah seperangkat ruang virtual tempat seseorang dapat membuat dan menjelajahi dengan orang lain yang tak berada di ruang fisik yang sama dengan orang itu."

Intinya, metaverse merupakan sebuah ruang virtual yang dapat digunakan bersama. Di dalam ruang itu ada dunia baru di mana kehadiran para pengguna direpresentasikan melalui avatar untuk melakukan aktivitas. Serta, orang-orang bisa saling berinteraksi layaknya di dunia nyata.

Salah satu desainer game ternama, Raph Koster, membedakan antara dunia online, multiverse dan metaverse. Bagi Koster, dunia online adalah ruang digital, dari lingkungan 3D yang kaya hingga lingkungan berbasis teks, tetapi berfokus pada satu tema utama saja. Sementara, Multiverse adalah beberapa dunia berbeda yang terhubung dalam jaringan, yang tak memiliki tema atau aturan bersama.

Dan metaverse adalah multiverse yang lebih banyak beroperasi dengan dunia nyata, menggabungkan hal-hal seperti overlay augmented reality, ruang ganti VR untuk toko nyata, dan bahkan aplikasi seperti Google Maps.

Apakah Fortnite dan Facebook Horizon sebuah metaverse?

Orang-orang seperti Tim Sweeney (CEO Fortnite Epic) dan CEO Meta Mark Zuckerberg sering mengatakan bahwa mereka hanya membangun satu bagian kecil dari metaverse yang lebih besar dan saling berhubungan, mirip dengan jaringan sosial individu di internet saat ini.

“Metaverse bukanlah produk tunggal yang dapat dibangun oleh satu perusahaan sendiri. Sama seperti internet, metaverse ada terlepas dari Facebook ada atau tidak,” tulis salah satu pernyataan Facebook baru-baru ini.

Apakah metaverse salah satu jenis internet atau justru menggantikan internet?

Dalam sebuah wawancara dengan The Verge, Mark Zuckerberg menggambarkan metaverse sebagai "internet yang diwujudkan," pada dasarnya merupakan versi internet yang ditingkatkan. Di mana orang dapat memiliki pengalaman berbeda yang tak dapat kalian lakukan pada aplikasi atau halaman web 2D.

Tim Sweeney juga menjelaskan hal serupa di The Washington Post, membayangkan metaverse sebagai semacam taman bermain online di mana pengguna dapat bergabung dengan orang-orang lainnya untuk memainkan game multipemain seperti 'Fortnite' suatu saat, menonton film melalui Netflix pada saat berikutnya.

Bayangkan tempat di mana kalian dapat menonton video, bermain game dengan teman, dan membeli barang, itu sangat mirip dengan internet.

Kata kunci metaverse adalah Kehadiran

Salah satu manfaat utama metaverse adalah kehadiran. Ada kepuasan tersendiri kalau kalian dapat terlibat secara fisik dengan tempat dan orang tertentu dari jarak jauh, alih-alih cuma menontonnya melalui layar gadget. Melakukan rapat kerja di meja virtual dalam layanan seperti Spatial dan Facebook Horizon, bisa terasa lebih alami bagi sebagian orang daripada melihat kisi-kisi gambar mini di Zoom.

Nah, itu dia beberapa penjelasan utama soal metaverse, gimana? Kamu sudah siap hidup di dunia virtual? (*)

Related Articles
Tech
Dianggap Cuma Teknik Marketing, Elon Musk Tak Tertarik dengan Metaverse

Tech
Meta Siapkan Superkomputer AI, Diklaim Jadi yang Tercepat di Dunia

Tech
BMW Memperkenalkan Mobil yang Bisa Berubah Warna