Tech

Tencent Optimistis Tiongkok Bakal Mendukung Metaverse

Jingga Irawan

Posted on November 12th 2021

Setelah Facebook dan Microsoft, kini giliran Tencent Holdings angkat bicara soal metaverse. Dilansir Reuters, Kamis (11/10), raksasa teknologi asal Tiongkok itu berharap Pemerintahan Beijing mengizinkan layanan dunia virtual ‘metaverse’ untuk beroperasi di Tiongkok, asal sesuai dengan aturan yang berlaku.

Dalam komentar publik pertamanya tentang metaverse pada Rabu, (10/10), perusahaan terbesar di Tiongkok berdasarkan nilai pasar itu menyambut baik potensi peluang bisnis game, tetapi mengakui bahwa metaverse versi Tiongkok perlu berbeda dengan metaverse di seluruh dunia.

"Ada banyak teknologi yang terkait dengan pengembangan game dan juga untuk metaverse," kata presiden Tencent, Martin Lau, kepada para analis melalui panggilan virtual.

Di tengah ambisi metaverse, muncul pertanyaan tentang bagaimana hal itu dapat berkembang di Tiongkok, di mana internet disensor dengan ketat dan pihak berwenang telah melakukan tindakan keras yang luas terhadap produk game serta perusahaan teknologi, termasuk Tencent sejak tahun lalu.

"Pemerintah Tiongkok akan mendukung pengembangan teknologi tersebut selama pengalaman pengguna benar-benar sesuai di bawah kerangka peraturan," jelas Martin Lau.

Martin Lau juga menegaskan meskipun kemungkinan akan ada seperangkat aturan yang berbeda mengenai metaverse di Tiongkok dan dunia, mereka pada dasarnya tak menolak perkembangan teknologi yang berkaitan dengan metaverse.

Ia menjelaskan, ada beberapa rencana untuk menuju peluang metaverse, seperti melalui permainan interaktif atau jaringan sosial yang berfungsi sebagai tempat berkumpulnya permainan.

"Kami memiliki banyak blok bangunan teknologi dan kemampuan yang memungkinkan kami mendekati peluang metaverse," katanya.

Istilah metaverse muncul dari dunia sci-fi yang diciptakan Neal Stephenson dalam novelnya tahun 1992 Snow Crash. Istilah itu merujuk pada dunia virtual 3D yang dihuni oleh avatar orang sungguhan.

Banyak media fiksi ilmiah lainnya mirip metaverse. Tetapi buku Stephenson tetap menjadi salah satu titik referensi paling umum bagi para penggemar metaverse, bersama dengan novel Ernest Cline 2011 Ready Player One.

Tak ada kesepakatan global soal definisi umum metaverse. Namun menurut Facebook, metaverse adalah seperangkat ruang virtual tempat kalian dapat membuat dan menjelajahi tempat itu bersama orang lain yang tak berada di ruang fisik yang sama dengan kalian. Dunia game sering disebut-sebut sebagai representasi metaverse.

Puluhan perusahaan teknologi kini telah meneliti prospek dunia VR yang berkembang pesat sejak Mark Zuckerberg mengubah nama perusahaannya dari Facebook menjadi Meta Platforms Inc. Mark mengumumkan bahwa ia akan mengabdikan masa depan Meta untuk membangun metaverse.

Selain Facebook, Microsoft dan Tencent, Disney juga mengatakan bahwa mereka sedang mengerjakan metaverse mereka sendiri.(*)

Foto: AFP

Related Articles
Tech
Mengapa Avatar Tak Punya Kaki dalam Virtual Reality atau Metaverse?

Tech
Tiongkok Batasi Anak di Bawah Umur Main Game Online, Maksimal Tiga Jam Seminggu

Tech
Event ‘Unpacked’ Samsung Bakal Hadir di Metaverse