Tech

Tesla Mulai Izinkan EV Merek Lain Gunakan Stasiun Supercharger Miliknya

Jingga Irawan

Posted on November 2nd 2021

Harapan penggemar kendaraan listrik (EV) non-Tesla akhirnya terkabulkan. Dilansir The Verge, Senin (1/10), perusahaan yang dikepalai Elon Musk itu memulai proyek percontohan di Belanda pekan ini, di mana EV non-Tesla akan diizinkan menggunakan jaringan supercharger-nya. Ini merupakan pertama kali Tesla membuka stasiun pengisian miliknya untuk EV dari perusahaan lain.

Supercharger Tesla sering dianggap sebagai contoh terbaik dari jaringan pengisian EV: cepat, andal, dan tersedia banyak. Tetapi jaringannya juga eksklusif untuk pemilik Tesla. Artinya, kalau kalian punya EV merek Volkswagen atau Ford tak akan dapat menggunakannya.

Awalnya, hanya 10 stasiun supercharger di Belanda yang akan tersedia untuk EV non-Tesla. Pemilik kendaraan perlu men-download versi terbaru aplikasi smartphone Tesla versi 4.2.3 atau lebih tinggi untuk mengakses charger. Setelah aplikasi di-download, akan ada pilihan “Charge Your Non-Tesla” untuk menemukan lokasi supercharger terdekat yang bisa digunakan.

Pemilihan Belanda sebagai lokasi awal proyek percontohan tak mengejutkan. Elon sebelumnya mengindikasikan percobaan kemungkinan akan dimulai di Eropa, di mana konektor kabel pengisiannya adalah standar. Negara-negara Eropa lainnya kemungkinan akan mengikuti langkah itu sebelum perusahaan mengizinkan EV lain menggunakan supercharger di AS.

Tesla menggunakan konektor khusus di Amerika Utara, jadi kendaraan non-Tesla di AS akan memerlukan adaptor untuk mengakses supercharger perusahaan.

Selain itu, Tesla juga meluncurkan charger dinding rumah baru yang bisa digunakan oleh kendaraan listrik merek lainnya. Pengisi daya dinding Level 2 yang baru diam-diam sudah terdaftar di toko online perusahaan pada hari yang sama saat EV non-Tesla diizinkan menggunakan stasiun supercharger di Belanda.

Pengisi daya baru menggunakan konektor J1772 standar, bukan milik Tesla, yang berarti bisa bekerja dengan baik untuk semua EV di Amerika Utara. Harganya juga bersaing, yaitu USD 415 (Rp 5,8 juta) meskipun harus dipasang oleh ahli listrik profesional. Tesla mengatakan alat itu dapat mengisi daya hingga 9,6kW dan dirancang untuk pemasangan di dalam maupun di luar ruangan.

Langkah yang dilakukan Tesla ini bisa mendorong supercharger agar tersedia di seluruh dunia untuk pemilik non-Tesla. Uji coba di Belanda dan penjualan charger dinding dapat memacu revolusi yang lebih ramah lingkungan dengan cara mengadopsi EV.(*)

Foto: Pixabay

Related Articles
Tech
Tesla Buka Stasiun Pengisian Daya untuk EV Merek Lain Akhir Tahun Ini

Tech
Beralih ke Listrik, Mulai 2035 VW Setop Jual Mobil Berbahan Bakar Fosil di Eropa

Tech
Elon Musk Segera Buka Stasiun Supercharger Tesla untuk EV Merek Lain