Current Issues

Syarat Baru Perjalanan Darat, Tempuh Jarak 250 Km Wajib Tes RT-PCR atau Antigen

Dwiwa

Posted on November 1st 2021

Ada yang berniat melakukan perjalanan darat dalam waktu dekat? Nah, sebelum berangkat, kalian wajib tahu nih aturan terbaru untuk perjalanan transportasi darat.

Aturan terbaru ini tertuang dalam Surat Edaran Nomor SE 90 Tahun 2021 mengenai Perubahan Atas Surat Edaran Menteri Perhubungan Nomor SE 86 Tahun 2021 tentang Petunjuk Pelaksanaan perjalanan  Orang Dalam Negeri dengan transportasi Darat Pada Masa Pandemi Covid-19.

Dilansir Antara, Direktur Jenderal Perhubungan Darat Budo Stiyadi mengatakan, dalam SE 90/2021 itu, pelaku perjalanan jauh dengan moda transportasi darat dan penyeberangan dengan ketentuan jarak minimal 250 km atau waktu perjalanan 4 jam dari dan ke Pulau Jawa dan Bali wajib menunjukkan kartu vaksin minimal dosis pertama dan surat keterangan hasil RT-PCR maksimal 3x24 jam atau antigen maksimal 1x24 jam sebelum perjalanan.

“Ketentuan syarat perjalanan tersebut berlaku bagi pengguna kendaraan bermotor perseorangan, sepeda motor, kendaraan bermotor umum, maupun angkutan penyeberangan,” ujar Budi Setiyadi dalam sebuah keterangan.

Selain itu, pelaku perjalanan jarak jauh dengan moda transportasi darat dan angkutan penyeberangan dari dan ke daerah di luar Pulau Jawa dan Pulau Bali juga wajib menunjukkan kartu vaksin minimal dosis pertama. Mereka juga harus menunjukkan surat keterangan hasil RT-PCR maksimal 3x24 jam atau antigen maksimal 1x24 jam sebelum perjalanan.

Dia menambahkan jika surat keterangan ini mulai diberlakukan secara efektif per tanggal 27 Oktober 2021. Sementara untuk masa berlakunya sampai batas yang akan ditentukan kemudian dan dapat diperpanjang sesuai kebutuhan di lapangan.

Budi mengatakan, khusus bagi pengemudi dan pembantu pengemudi kendaraan logistik yang melakukan perjalanan dalam negeri di wilayah Pulau Jawa dan Bali, wajib menunjukkan kartu vaksin dosis lengkap. Mereka juga harus menunjukkan surat keterangan hasil negatif rapid test antigen yang sampelnya diambil dalam kurun waktu maksimal 14x24 jam sebelum keberangkatan.

Kemudian wajib menunjukkan kartu vaksin dosis pertama dan surat keterangan hasil negatif rapid test antigen yang sampelnya diambil dalam kurun waktu maksimal 7x24 jam sebelum keberangkatan. Selain itu, wajib menunjukkan rapid test antigen yang sampelnya diambil dalam kurun waktu maksimal 1x24 jam sebelum keberangkatan apabila belum divaksinasi. (*)

Related Articles
Current Issues
Larangan Mudik Diperpanjang Sampai 24 Mei 2021, Ini Aturan yang Harus Kamu Tahu

Current Issues
Ini Risiko dan Efek Samping yang Mungkin Dialami Saat Vaksinasi Covid-19

Current Issues
Inggris Teliti Kombinasi Penggunaan Dosis Dari Dua Vaksin Covid-19 yang Berbeda