Interest

BLACKPINK Bicara Soal Perubahan Iklim dalam Video 'Dear Earth'

Delima Pangaribuan

Posted on October 24th 2021

Isu perubahan iklim semakin banyak diperbincangkan. Hal ini nggak lepas dari keterlibatan figur publik dan idol yang turut menyuarakan pentingnya perhatian kita terhadap perubahan iklim. Sehingga kita para fans pun jadi semakin aware.

Kali ini, BLACKPINK ikut membagikan pandangan mereka tentang isu tersebut. Koreaboo melansir, pesan tentang perubahan iklim ini diawali dengan pembukaan dari Jennie. Kata Jennie, generasi muda sekarang dengan mudahnya terhubung dengan teknologi sehingga memiliki banyak kesamaan. 

Salah satu kesamaan yang disadari adalah bahwa generasi muda menghadapi satu persoalan yang sama, yakni perubahan iklim. "Hari ini, kita terhubung sekali lagi karena masalah yang kita hadapi bersama berkaitan dengan masa kini di mana kita hidup bersama," jelas Jennie.

Lalu, Jisoo mengingatkan penonton supaya semakin aware dan sadar akan perubahan iklim yang tengah terjadi. "Kita bertumbuh di planet yang, sejak kita lahir, sudah semakin sakit dan sakit. Dan karena generasi kita terhubung satu sama lain, juga karena kita akan menyaksikan sendiri ke mana cerita ini berlanjut, kita harus semakin sadar akan krisis lingkungan," ungkap Jisoo.

Rose menyambung, "Aku sadar betapa seriusnya masalah ini setelah mengetahui berapa banyak sampah yang dihasilkan di Bumi setiap tahunnya."

Sedangkan Lisa bicara tentang polusi udara. "Masalah ini belum pernah begitu penting bagiku, sampai aku menyadari betapa merusahkan polusi udara," katanya.

Video selengkapnya tentang pesan BLACKPINK bertajuk Dear Earth ini bisa Sobat Mainmain lihat di YouTube resmi mereka. Nah, sudahkah kita melakukan sesuatu untuk memperbaiki perubahan iklim saat ini? (*)

 

Related Articles
Current Issues
Barack Obama Puji Upaya Anak Muda Mengatasi Perubahan Iklim dalam ‘Dear Earth’

Interest
Rose BLACKPINK dan Billie Eilish Muncul di Trailer YouTube Original ‘Dear Earth’

Interest
Separuh Sampah Plastik Sekali Pakai di Dunia Berasal dari 20 Perusahaan