Entertainment

Sebelum Alec Baldwin Salah Tembak, Kru Rust Sempat Memprotes Kondisi Kerja

Jingga Irawan

Posted on October 23rd 2021

Foto Alec Baldwin by Collider

Kemarin adalah hari tragis bagi industri film di seluruh dunia. Seorang sinematografer wanita bernama Halyna Hutchins meninggal dunia setelah terjadi kecelakaan kerja terkait alat peraga di lokasi syuting film yang dibintangi Alec Baldwin.

Menurut Collider, Alec Baldwin menembakkan senjata prop dan secara tak sengaja menyasar Halyna hingga meninggal dan membuat Joel Souza, kru lainnya, mendapat perawatan serius di rumah sakit. Kabarnya, Joel sudah pulih tetapi investigasi masih terus berlanjut.

Alec Baldwin diberisenjata yang diisi oleh asisten sutradara. Dia menyebut bahwa itu aman digunakan. Menurut surat perintah penggeledahan yang diajukan di pengadilan Santa Fe, asisten sutradara tak tahu senjata prop itu diisi dengan peluru asli.

Menurut The Los Angeles Times, beberapa jam sebelum kematian Halyna, beberapa kru kamera melakukan protes kondisi kerja mereka di set film tersebut, termasuk jam kerja yang panjang dan masalah gaji. Menurut seorang sumber, Halyna berusaha membantu mereka yang kesal dan menginginkan kondisi kerja lebih aman untuk timnya.

Laporan tersebut juga menyatakan bahwa ada ketegangan yang muncul dengan kru film karena mereka terus-menerus diminta untuk beradaptasi dengan kondisi yang tak terduga, seperti mengemudi sejauh 50 mil (80 kilometer) setiap hari. Pada Kamis (20/10) kejadian, kru datang untuk bekerja sekitar pukul 7 pagi dan menghabiskan waktu sekitar satu jam untuk merakit peralatan mereka di Bonanza Creek Ranch, tempat syuting berlangsung.

Para kru, yang merupakan anggota serikat pekerja dari Aliansi Internasional Karyawan Panggung Teater (IATSE), kemudian mengetahui bahwa kru non-serikat telah dipanggil untuk menggantikan mereka.

Kru yang berserikat diperintahkan untuk meninggalkan lokasi syuting dan jika tidak, mereka akan berurusan dengan keamanan. Dalam kutipan yang diberikan kepada The Los Angeles Times, anggota kru yang mengetahui situasi tersebut menyatakan bahwa "mereka membawa orang-orang non-serikat sehingga mereka dapat terus menembak."

Menurut seorang kru yang sama, telah terjadi beberapa kali salah tembak pada senjata prop yang digunakan kemarin. Yakni dua pada Sabtu lalu dan satu pada pekan sebelumnya.

"Keamanan para pemain dan kru kami adalah prioritas utama Rust Productions dan semua orang yang terkait dengan perusahaan," kata Rust Movie Productions LLC dalam sebuah pernyataan.

"Meskipun kami tak mengetahui adanya keluhan resmi tentang keamanan senjata atau alat peraga di lokasi syuting, kami akan melakukan tinjauan internal terhadap prosedur kami saat produksi ditutup. Kami akan terus bekerja sama dengan otoritas Santa Fe dalam penyelidikan dan penawaran mereka. layanan kesehatan mental kepada para pemain dan kru selama masa tragis ini."

Insiden senjata ini terjadi sekitar enam jam setelah kru serikat pergi, dan laporan menyatakan bahwa Alec Baldwin sepenuhnya bekerja sama dengan penyelidikan.(*)

 

Artikel Terkait
Entertainment
Seorang Kru Produksi Tertembak Saat Syuting Film Alec Baldwin Berlangsung

Entertainment
Pamannya Salah Tembak, Hailey Bieber Ucapkan Belasungkawa pada Keluarga Korban

Entertainment
Terima Hollywood Walk of Fame, Salma Hayek Curhat Perjuangan Awal Karirnya