Interest

Usai Syuting di Luar Angkasa, Sutradara Rusia Ingin Buat Film di Mars dan Bulan

Dwiwa

Posted on October 21st 2021

Klim Shipenko. Andrey Shelepin/GCTC/Roscosmos/Handout via Reuters

Sutradara film Rusia Klim Shipenko baru saja kembali ke Bumi pada Minggu usai mengumpulkan lebih dari 30 jam materi untuk The Chalenge. Dan rupanya, perjalanan itu membuat ide tak biasa muncul dalam benaknya, yakni membuat film di bulan atau bahkan Mars.

Dilansir Reuters, Shipenko dan aktris Yulia Peresild menghabiskan waktu 12 hari syuting di Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS). Apa yang dibuat oleh Shipenko ini dianggap sebagai film luar angkasa pertama dan dipuji oleh media Rusia sebagai pencapaian yang mengalahkan dunia.

"Kami siap. Kami percaya film tentang luar angkasa harus difilmkan di luar angkasa. Jika ini tentang bulan, ayo pergi ke bulan, jika itu Mars, ayo pergi ke Mars. Kenapa tidak? Kenapa film harus difilmkan di studio?" Ujar Shipenko saat ditanya tentang kemungkinan sekuel bulan.

Dalam film karya Shipenko, Peresild berperan sebagai seorang dokter yang diminta melakukan perjalanan ke stasiun luar angkasa untuk menyelamatkan nyawa kosmonot. “Setiap detik adalah penemuan besar,” ujarnya.

Shipenko mengatakan kru di ISS telah bergabung dalam pembuatan film, menyumbangkan dialog "organik" mereka sendiri dan memberikan bantuan dalam banyak hal selama produksi film. Dia mengatakan pengalaman itu telah mengajarinya cara-cara baru dalam menciptakan sinema.

"Beberapa adegan yang saya bayangkan satu arah di bumi ternyata sangat berbeda. Orang-orang bisa bertatap muka (di luar angkasa) tetapi dengan posisi yang berbeda dan kamera bisa berada di bidang yang berbeda, dan itu mengubah kesadaranmu sepenuhnya," katanya.

Shipenko melanjutkan jika baginya, itu adalah penemuan sinematik, untuk mewujudkan adegan dengan cara yang sama sekali berbeda dalam tiga atau empat bidang.

Shipenko mengatakan pengerjaan "The Challenge" akan berlanjut hingga akhir tahun depan, dan adegan luar angkasa mungkin akan memakan waktu 25 hingga 35 menit dari potongan terakhir.

Dia mengatakan tidak ada tanggal yang ditetapkan untuk rilis tetapi mungkin ada teaser lanjutan dari segmen luar angkasa. Biayanya belum diungkapkan, tetapi Shipenko mengatakan ada minat internasional yang besar. (*)

Artikel Terkait
Interest
Blue Origin Bakal Menjual Tiket Piknik ke Luar Angkasa, Ada yang Minat?

Interest
Siap-siap! 2 Januari akan Jadi Malam Puncak Hujan Meteor Quadrantids!

Interest
Anti Mainstream, Begini Penampakan Hotel Luar Angkasa yang Bakal Buka di 2027