Current Issues

Sekitar 76 Juta Orang Mengalami Kecemasan Karena Pandemi, Kalian Juga?

Dwiwa

Posted on October 19th 2021

Virus corona tidak hanya menyebabkan orang harus menderita sakit fisik, tetapi juga masalah kesehatan mental. Sebuah penelitian yang diterbitkan di jurnal Lancet bahkan menyebut ada sekitar 76 juta orang melaporkan masalah kecemasan yang diakibatkan oleh pandemi.

Dilansir dari The Washington Post, angka ini meningkat sebesar 26 persen dari 2019 hingga 2020. Berdasarkan data dari 48 penelitian yang mencakup 204 negara dan wilayah, para peneliti menetapkan bahwa peningkatan karena pandemi membawa total gangguan menjadi 374 juta orang di lingkup global.

Wanita lebih sering terkena daripada pria, dan orang yang lebih muda (terutama mereka yang berusia awal 20-an) lebih sering daripada orang yang lebih tua. Secara keseluruhan, jumlahnya meningkat paling banyak di negara-negara yang paling terpukul oleh pandemi, kemungkinan besar dipengaruhi oleh hal-hal seperti penutupan bisnis dan sekolah, pembatasan sosial, kehilangan pekerjaan, masalah uang, dan banyak lagi.

Dampak pandemi pada kesehatan mental di seluruh dunia, menurut penelitian, juga termasuk peningkatan jumlah orang yang melaporkan depresi, dengan sekitar 53 juta kasus baru gangguan depresi pada 2020 dikaitkan dengan pandemi.

Itu merupakan peningkatan 28 persen dari tahun sebelumnya, sehingga secara global, total mereka yang terkena depresi menjadi 246 juta orang. Para peneliti mencatat bahwa "bukti yang muncul" menunjukkan bahwa pandemi mungkin memiliki efek yang sama pada masalah kesehatan lainnya, seperti gangguan makan, yang meningkatkan kebutuhan untuk memperkuat perawatan kesehatan mental di sebagian besar negara.

"Tidak mengambil tindakan untuk mengatasi beban gangguan depresi mayor dan gangguan kecemasan seharusnya bukan menjadi pilihan," tulis mereka. (*)

Related Articles
Current Issues
Peneliti: Tingkat Kecemasan dan Depresi di Kalangan Mahasiswa Terus Melonjak

Current Issues
Studi: Kecemasan Melonjak Selama Pandemi, Terutama pada Wanita

Current Issues
Penelitian: Sekolah Virtual Mungkin Bisa Merusak Kesehatan Mental Anak