Current Issues

Berencana Liburan? Simak Dulu Aturan Perjalanan Terbaru Selama PPKM Berikut

Dwiwa

Posted on October 19th 2021

 

Meskipun jumlah kasus Covid-19 di Indonesia terus mengalami perbaikan, tetapi pemerintah memutuskan untuk tetap melanjutkan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) guna mengendalikan pandemi. Sejalan dengan diterapkannya PPKM periode 19 Oktober -1 November 2021, sejumlah aturan perjalanan pun kembali berubah.

Peraturan terbaru itu tertuang dalam Instruksi Mendagri (Inmendagri) Nomor 53 Tahun 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Level 3, Level 2, dan Level 1 Corona Virus Disease 2019 di Wilayah Jawa dan Bali.

Salah satu aturan perjalanan yang mengalami perubahan adalah syarat bagi calon penumpang pesawat terbang. Jika sebelumnya tes rapid antigen bisa digunakan untuk syarat penerbangan, pada periode PPKM kali ini tidak demikian.

Bagi yang ingin bepergian dengan pesawat terbang, selain menunjukkan kartu vaksin minimal dosis pertama juga harus melampirkan hasil tes RT-PCR yang diambil maksimal H-2. Selain itu juga harus memakai masker dengan benar dan tidak diperkenankan memakai face shield tanpa masker.

Kemudian untuk pelaku perjalanan yang menggunakan moda transportasi mobil pribadi, sepeda motor, bus, kereta api, dan kapal laut, hasil tes antigen masih boleh digunakan sebagai syarat perjalanan. Mereka juga diwajibkan memakai masker dengan benar dan menunjukkan kartu vaksin minimal dosis pertama.

Kemudian untuk sopir kendaraan logistik dan transportasi barang lainnya, ada sedikit perbedaan untuk syarat perjalanan. Sopir yang sudah divaksin dua kali, hasil tes antigen berlaku selama 14 hari. Sementara yang baru divaksin sekali, tes antigen berlaku selama 7 hari. Sedangkan yang belum divaksin antigen hanya berlaku 1x24 jam. (*)

 

Artikel Terkait
Current Issues
Jadi Syarat Perjalanan, Ini Cara Mendapatkan Sertifikat Vaksin Covid-19

Current Issues
Ingin Bepergian ke Luar Negeri? Perhatikan 6 Hal Ini Agar Lebih Aman

Current Issues
Aturan Baru Perjalanan Domestik, Belum Dapat Booster Wajib Tunjukkan Hasil PCR