Current Issues

Baru Kembali dari luar Negeri? Ini Syarat Terbaru Masuk Indonesia

Dwiwa

Posted on October 15th 2021

Ada kabar baik nih buat kalian yang berencana ke luar negeri atau mungkin justru sedang bersiap untuk pulang ke Indonesia. Pasalnya, menurut aturan baru Satuan Tugas Covid-19, aturan karantina bagi orang yang baru masuk Indonesia dikurangi dari 8 hari menjadi 5 hari.

Aturan baru ini tertuang dalam Surat Edaran (SE) Nomor 20 Tahun 2021 tentang Protokol Kesehatan Perjalanan Internasional pada Masa Pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19). Surat Edaran ini mulai berlaku efektif sejak 14 Oktober 2021 sampai dengan waktu yang ditentukan kemudian.

Selain mengurangi jumlah hari untuk masa karantina bagi pelaku perjalanan luar negeri, SE tersebut juga memuat ketentuan/syarat yang harus dipenuhi oleh pelaku perjalanan internasional, baik Warga Negara Indonesia (WNI) maupun Warga Negara Asing (WNA).

Saat masuk ke Indonesia, semua pelaku perjalanan harus mematuhi ketentuan protokol kesehatan yang ditetapkan pemerintah. Mereka juga perlu menunjukkan kartu atau sertifikat (fisik maupun digital) telah menerima vaksin Covid-19 dosis lengkap setidaknya 14 hari sebelum keberangkatan.

Jika ada WNI yang belum menerima vaksin di luar negeri, maka akan divaksinasi di tempat karantina setelah dilakukan pemeriksaan RT-PCR kedua dengan hasil negatif. Sementara untuk WNA yang belum divaksinasi, juga akan mendapatkan suntikan di tempat karantina setelah dilakukan pemeriksaan RT-PCR kedua dengan hasil negatif.

Tetapi khusus untuk WNA, terdapat beberapa ketentuan yang harus dipenuhi. Dalam hal ini WNA berusia 12-17 tahun, memegang izin tinggal diplomatik dan izin tinggal dinas, dan/atau memegang kartu izin tinggal tetap (KITAP).

Syarat lain yang tertulis dalam SE tersebut adalah pelaku perjalanan internasional harus menunjukkan hasil negatif melalui tes RT-PCR di negara asal yang sampelnya diambil dalam kurun waktu maksimal 3 x 24 jam sebelum keberangkatan dan dilampirkan saat pemeriksaan kesehatan atau e-HAC Internasional Indonesia.

Pada saat kedatangan, dilakukan tes ulang RT-PCR dan wajib menjalani karantina selama 5 x 24 jam. Jika hasil pemeriksaan positif, akan dilakukan perawatan di fasilitas isolasi terpusat atau rumah sakit rujukan tergantung dari berat ringan gejala. Tes RT-PCR kedua juga akan dilakukan pada hari keempat karantina.

Sementara bagi WNA yang ingin berwisata ke Indonesia, titik kedatangan dipusatkan di Bali dan Kepulauan Riau. WNA juga diwajibkan memiliki visa kunjungan singkat, bukti asuransi kesehatan yang menanggung penanganan Covid-19, serta bukti konfirmasi pemesanan dan pembayaran selama berada di Indonesia.

Dilansir dari situs Sekretariat Kabinet Republik Indonesia, Ketua Satgas Covid-19 Ganip Warsito menyebut jika maksud dari SE ini adalah untuk menerapkan protokol kesehatan terhadap perlaku perjalanan Internasional pada masa pandemi Covid-19. Tujuannya adalah untuk melakukan pemantauan, pengendalian, dan evaluasi dalam rangka mencegah terjadinya peningkatan penularan. (*)

 

Related Articles
Current Issues
Vaksin Covid-19 Akan Segera Tersedia untuk Anak di Bawah 12 Tahun

Current Issues
WHO Sebut Varian Delta Sebagai Jenis “Terkuat” dan “Memburu” yang Lemah

Current Issues
Apakah Semua Orang Butuh Booster Vaksin Covid-19?