Current Issues

Anggota Penyelidik Wuhan Masuk Panel WHO untuk Selidiki Asal-Usul Patogen Baru

Dwiwa

Posted on October 14th 2021

Masih banyaknya pertanyaan yang belum terjawab soal virus SARS-Cov-2 penyebab Covid-19 meninggalkan banyak pekerjaan bagi Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan para ilmuwan. Agar kejadian serupa tidak terulang di masa depan, WHO pun berencana membentuk tim ahli yang bertugas menyelidiki asal-usul patogen baru.

Dilansir dari Reuters, WHO pada Rabu mengusulkan 26 ahli untuk membentuk Kelompok Penasihat Ilmiah baru untuk Asal-usul patogen baru atau SAGO. Itu termasuk beberapa yang bertugas dalam misinya ke Wuhan, Tiongkok, untuk menyelidiki asal mula SARS-Cov-2.

Pernyataan itu menyebutkan 26 anggota yang diusulkan menjelang periode konsultasi publik selama dua minggu, termasuk Marion Koopmans, Thea Fischer, Hung Nguyen dan pakar kesehatan hewan Tiongkok Yang Yungui, yang mengambil bagian dalam penyelidikan bersama tahun ini.

"Memahami dari mana patogen baru berasal sangat penting untuk mencegah wabah di masa depan dengan potensi epidemi dan pandemi, dan membutuhkan berbagai keahlian. Kami sangat senang dengan kualitas ahli yang dipilih untuk SAGO dari seluruh dunia," direktur jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus mengatakan dalam sebuah pernyataan.

Gagasan untuk membentuk panel ahli ini telah diungkapkan WHO pada Agustus lalu. Saat itu mereka mengatakan sedang mencari pemikir ilmiah terbaik untuk memberi nasihat tentang penyelidikan patogen ancaman baru yang melompat dari hewan ke manusia dan dapat memicu pandemi berikutnya.

Tim ini akan memberikan evaluasi independen terhadap seluruh temuan ilmiah dari studi global terkait Covid-19. Mereka juga akan memberikan saran kepada WHO untuk mendukung, memantau dan mengembangkan studi berikutnya terkait asal usul virus.(*)

Related Articles
Current Issues
Tiongkok Uji Ribuan Sampel Darah di Wuhan untuk Penyelidikan Asal-Usul Covid-19

Current Issues
Tim Baru WHO Mungkin Jadi Kesempatan Terakhir untuk Temukan Asal Usul Covid-19

Current Issues
Kasus Covid-19 Pertama Kemungkinan Muncul di Tiongkok Sejak Oktober 2019