Opinion

Ada Apa dengan Blackfishing, dan Jesy Nelson yang Baru Rilis Lagu ‘Boyz’

Kezia Kevina Harmoko

Posted on October 13th 2021


(Foto: Backgrid)

Jesy Nelson, mantan personil Little Mix, baru aja memulai karier solonya dengan lagu Boyz. Sayangnya, Jesy dikecam beberapa pihak dengan tuduhan blackfishing. Ini erat banget dengan isu rasialisme kulit hitam.

Apa itu blackfishing?

Dilansir dari BBC, blackfishing adalah istilah untuk menggambarkan tindakan seseorang yang berpura-pura menjadi kaum ras kulit hitam atau campuran. Orang berkulit hitam adalah istilah yang merujuk pada orang keturunan Afrika. Orang berkulit putih adalah seseorang yang memiliki keturunan Eropa.

Blackfishing biasanya dilakukan seseorang dengan membuat kulit mereka tampak lebih gelap dari warna kulit mereka yang sebenarnya. Bisa juga dengan menggunakan gaya rambut orang berkulit hitam seperti dreadlocks atau berpakaian dengan gaya fashion yang dicetuskan oleh orang berkulit hitam.

Gerakan Black Lives Matter sempat sangat terdengar pada 2020 lalu. Isu rasialisme pada orang berkulit hitam memang menjadi masalah yang tidak bisa disepelekan. Nah, blackfishing termasuk dalam salah satu tindakan rasisme lho.

Blackfishing masuk dalam tindakan rasisme karena seseorang berusaha terlihat “keren” dengan ciri-ciri orang berkulit hitam dengan mudahnya. Tanpa merasakan ejekan yang dulu dihadapi orang berkulit hitam karena penampilan fisik mereka. Nggak mengalami diskriminasi yang dirasakan komunitas berkulit hitam. Tentu itu menyakiti orang berkulit hitam.

Jesy Nelson dan blackfishing

Tahu nggak sih kalau sebenarnya Jesy Nelson itu orang berkulit putih, bukan orang berkulit hitam atau campuran? Mungkin ada beberapa dari kita yang baru tahu. Ini nih yang bikin sebagian warganet menuduh Jesy melakukan blackfishing.

Dalam video musik lagu barunya, Jesy berkolaborasi bareng Nicki Minaj. Bisa terlihat kalau tone warna kulit Jesy tampak lebih gelap dari Nicki yang memang memiliki kulit berwarna. Memang gak hanya Jesy yang pernah menggelapkan kulitnya, sederet artis seperti Ariana Grande, Kim Kardashian, bahkan Agnes Mo juga sempat dikritisi karena hal tersebut.

Selain tone warna kulit yang gelap, dalam videonya, Jesy juga mengajak beberapa orang berkulit hitam seakan menjadi “bad boys”. Di liriknya juga disebut, “Ooh, I like them tattoos and them gold teeth / Type to make me feel like I'm a baddie.”

Gigi emas atau disebut juga grills dulunya dipakai para pekerja yang tak memiliki biaya untuk memperbaiki kondisi giginya. Saat itu, emas jadi bahan yang murah untuk menambal. Namun, saat ini grills jadi fashion statement dan dianggap keren.

Yang jadi pertanyaan, apakah oke-oke aja orang berkulit putih menampilkan karakteristik orang berkulit hitam dan mengambil keuntungan dari sana—padahal orang berkulit hitam struggling karena memiliki karakteristik tersebut.

Klarifikasi Jesy

Jesy sempat mengklarifikasi tuduhan blackfishing ini dalam siaran langsung Instagram bareng Nicki. “Tujuanku bukanlah menyinggung orang berkulit berwarna dengan lagu dan videoku,” ungkapnya. Jesu menyebut bahwa kulitnya tampak gelap bukan karena spray tan, melainkan karena habis dari Antigua selama tiga minggu.

“Aku hanya sangat beruntung sebagai orang berkulit putih dan terkena matahari aku bisa dapat tan sangat gelap. Rambutku memang naturalnya keriting. Rambutku selalu keriting. Aku ingin membuat wig yang teksturnya sama dengan rambutku, sejujurnya aku tidak berpikir apa yang kulakukan itu salah,” lanjutnya.

Nah, gimana pendapatmu tentang kontroversi Jesy Nelson ini?

Related Articles
Entertainment
Semua Personil Little Mix Kini Unfollow Jesy Nelson, Fans Gak Begitu Heran

Entertainment
Jesy Nelson Kode-Kode Akan Liris Lagu Solo, Kolaborasi Bareng Nicki Minaj!

Entertainment
Little Mix Kode-Kode Akan Rilis Lagu ‘Cut You Off’, Diduga tentang Jesy Nelson