Korea

Begini Komentar Media Korea Utara Soal Serial Netflix 'Squid Game'

Delima Pangaribuan

Posted on October 13th 2021

(Colider)

Serial Netflix asal Korea Selatan Squid Game masih melanjutkan popularitasnya hingga sekarang. Yang terbaru, publik di Korea Utara pun ternyata tahu soal serial bertema survival game ini. Salah satu media besar di sana bahkan memberikan review untuk Squid Game. Seperti apa pendapat orang Korea Utara tentang serial ini?
 
Melansir AllKpop, media bernama Meari merilis opini tentang serial tersebut pada 12 Oktober 2021. Mereka menyebut bahwa serial ini secara tepat menggambarkan realitas sosial di Korea Selatan, di mana kesenjangan antara si kaya dan si miskin begitu besar. Belum lagi maraknya korupsi. Menurut Meari, inilah yang menjadi salah satu faktor kesuksesan Squid Game.
 
"Serial TV Korea Selatan Squid Game, yang menggambarkan kenyataan di masyarakat Korsel, di mana yang kuat menindas yang lemah dan korupsi gila-gilaan, mendapatkan popularitas luar biasa di kalangan penonton. Alasan serial ini begitu diminati adalah karena mereka berhasil menggali realitas Korea Selatan dan masyarakat yang kapitalistis, di mana persaingan begitu ketat antara yang kuat dan yang lemah," tulis Meari.
 
Lebih lanjut, media ini juga menyebut masyarakat Korsel sebagai masyarakat yang ekstrem dalam hal kompetisi. "Korea Selatan adalah masyarakat yang liar di mana manusia dipaksa untuk menjalani persaingan yang ekstrem dan kemanusiaan pun dikesampingkan."
 
Penggambaran itu, menurut Meari, terlihat jelas dalam bagian cerita di mana orang-orang kaya mengadakan permainan ini sebagai ajang hiburan semata. Bagi penonton Korea Utara, ini menunjukkan betapa ketidakadilan merajalela di Korea Selatan. Meari juga menekankan bahwa kehidupan di Korea Selatan sebegitu tidak beruntungnya, karena mereka dinilai hanya dari uang.
 
"Secara khusus, para orang kaya yang melihat permainan sadis ini sebagai hiburan, merasakan kesenangan dengan membuat permainan yang menindas orang kecil dan memaksa mereka mati jika tidak menang, menunjukkan betapa tidak nyaman dan tidak adilnya masyarakat (Korea Selatan). Kenyataan di Korsel adalah bahwa banyak dari mereka terpaksa menyerah dari persaingan yang ketat, dan sangat disayangkan mereka hidup di dunia di mana orang hanya dinilai dari harta," tulis Meari.
 
Gimana menurut kalian, setuju sama komentar media Korea Utara ini? (*)

(Colider)

Serial Netflix asal Korea Selatan Squid Game masih melanjutkan popularitasnya hingga sekarang. Yang terbaru, publik di Korea Utara pun ternyata tahu soal serial bertema survival game ini. Salah satu media besar di sana bahkan memberikan review untuk Squid Game. Seperti apa pendapat orang Korea Utara tentang serial ini?
 
Melansir AllKpop, media bernama Meari merilis opini tentang serial tersebut pada 12 Oktober 2021. Mereka menyebut bahwa serial ini secara tepat menggambarkan realitas sosial di Korea Selatan, di mana kesenjangan antara si kaya dan si miskin begitu besar. Belum lagi maraknya korupsi. Menurut Meari, inilah yang menjadi salah satu faktor kesuksesan Squid Game.
 
"Serial TV Korea Selatan Squid Game, yang menggambarkan kenyataan di masyarakat Korsel, di mana yang kuat menindas yang lemah dan korupsi gila-gilaan, mendapatkan popularitas luar biasa di kalangan penonton. Alasan serial ini begitu diminati adalah karena mereka berhasil menggali realitas Korea Selatan dan masyarakat yang kapitalistis, di mana persaingan begitu ketat antara yang kuat dan yang lemah," tulis Meari.
 
Lebih lanjut, media ini juga menyebut masyarakat Korsel sebagai masyarakat yang ekstrem dalam hal kompetisi. "Korea Selatan adalah masyarakat yang liar di mana manusia dipaksa untuk menjalani persaingan yang ekstrem dan kemanusiaan pun dikesampingkan."
 
Penggambaran itu, menurut Meari, terlihat jelas dalam bagian cerita di mana orang-orang kaya mengadakan permainan ini sebagai ajang hiburan semata. Bagi penonton Korea Utara, ini menunjukkan betapa ketidakadilan merajalela di Korea Selatan. Meari juga menekankan bahwa kehidupan di Korea Selatan sebegitu tidak beruntungnya, karena mereka dinilai hanya dari uang.
 
"Secara khusus, para orang kaya yang melihat permainan sadis ini sebagai hiburan, merasakan kesenangan dengan membuat permainan yang menindas orang kecil dan memaksa mereka mati jika tidak menang, menunjukkan betapa tidak nyaman dan tidak adilnya masyarakat (Korea Selatan). Kenyataan di Korsel adalah bahwa banyak dari mereka terpaksa menyerah dari persaingan yang ketat, dan sangat disayangkan mereka hidup di dunia di mana orang hanya dinilai dari harta," tulis Meari.
 
Gimana menurut kalian, setuju sama komentar media Korea Utara ini? (*)

(Colider)

Serial Netflix asal Korea Selatan Squid Game masih melanjutkan popularitasnya hingga sekarang. Yang terbaru, publik di Korea Utara pun ternyata tahu soal serial bertema survival game ini. Salah satu media besar di sana bahkan memberikan review untuk Squid Game. Seperti apa pendapat orang Korea Utara tentang serial ini?
 
Melansir AllKpop, media bernama Meari merilis opini tentang serial tersebut pada 12 Oktober 2021. Mereka menyebut bahwa serial ini secara tepat menggambarkan realitas sosial di Korea Selatan, di mana kesenjangan antara si kaya dan si miskin begitu besar. Belum lagi maraknya korupsi. Menurut Meari, inilah yang menjadi salah satu faktor kesuksesan Squid Game.
 
"Serial TV Korea Selatan Squid Game, yang menggambarkan kenyataan di masyarakat Korsel, di mana yang kuat menindas yang lemah dan korupsi gila-gilaan, mendapatkan popularitas luar biasa di kalangan penonton. Alasan serial ini begitu diminati adalah karena mereka berhasil menggali realitas Korea Selatan dan masyarakat yang kapitalistis, di mana persaingan begitu ketat antara yang kuat dan yang lemah," tulis Meari.
 
Lebih lanjut, media ini juga menyebut masyarakat Korsel sebagai masyarakat yang ekstrem dalam hal kompetisi. "Korea Selatan adalah masyarakat yang liar di mana manusia dipaksa untuk menjalani persaingan yang ekstrem dan kemanusiaan pun dikesampingkan."
 
Penggambaran itu, menurut Meari, terlihat jelas dalam bagian cerita di mana orang-orang kaya mengadakan permainan ini sebagai ajang hiburan semata. Bagi penonton Korea Utara, ini menunjukkan betapa ketidakadilan merajalela di Korea Selatan. Meari juga menekankan bahwa kehidupan di Korea Selatan sebegitu tidak beruntungnya, karena mereka dinilai hanya dari uang.
 
"Secara khusus, para orang kaya yang melihat permainan sadis ini sebagai hiburan, merasakan kesenangan dengan membuat permainan yang menindas orang kecil dan memaksa mereka mati jika tidak menang, menunjukkan betapa tidak nyaman dan tidak adilnya masyarakat (Korea Selatan). Kenyataan di Korsel adalah bahwa banyak dari mereka terpaksa menyerah dari persaingan yang ketat, dan sangat disayangkan mereka hidup di dunia di mana orang hanya dinilai dari harta," tulis Meari.
 
Gimana menurut kalian, setuju sama komentar media Korea Utara ini? (*)

Related Articles
Korea
Berkat 'Squid Game', Jung Ho-yeon Jadi Aktris Korea dengan Follower IG Terbanyak

Entertainment
Ditanya Soal Season 2, Ini Jawaban Sutradara ‘Squid Game’

Entertainment
“Squid Game” Dunia Nyata Bakal Diadakan di Uni Emirat Arab, Tertarik Ikut?