Esports

Preview PMPL SEA: Tugas Berat Genesis Dogma Jegal The Infinity

Dika Afandi N

Posted on October 11th 2021

Gelaran PUBG Mobile Professional League South East Asia (PMPL SEA) Season 4 akan resmi bergulir pada Selasa (12/10). Total akan ada 20 tim yang akan berjibaku demi menjadi jawara di Asia Tenggara.

PMPL SEA Season 4 kali ini akan menghadirkan total prize pool sebesar USD 200 ribu atau setara dengan Rp 2,8 miliar. Format turnamen akan tetap menggunakan sistem super weekday dan super weekend. Di mana 16 tim terbaik super weekday akan lolos ke super weekend untuk berjibaku menorehkan poin untuk mengamankan slot di grand final

Beberapa waktu lalu PUBG Mobile telah melakukan drawing grup untuk PMPL SEA Season 4. Total ada 5 grup dan masing-masing grup diisi oleh 4 tim. Menariknya, di grup E menjadi grup neraka di PMPL SEA Season 4. Grup tersebut diisi oleh 2 tim Indonesia yakni Genesis Dogma dan NFT Esports serta sang jawara PMPL Thailand Season 4, The Infinity. 

Tentunya ini akan menjadi tugas berat bagi Genesis Dogma yang perdana mewakili Ibu Pertiwi di PMPL SEA untuk menjegal langkah The Infinity. Selain Genesis Dogma, NFT Esports juga memiliki tugas yang sama dengan Genesis Dogma. 

Disisi lain, Bigetron Red Aliens menempati grup C yang dihuni oleh D’Xavier (Vietnam), Geek Fam (Malaysia) dan APG Esports (Kamboja). D’Xavier sendiri merupakan tim langganan di PMPL SEA. Meskipun prestasinya tak begitu mentereng, mereka bisa saja menjegal langkah dari “Zuxxy” dkk. 

Selama ini, performa dari anak asuhan “Jangs” tersebut mengalami penurunan. Sebab, di PMPL Indonesia Season 4 saja langkah mereka terseok-seok. Bahkan sangat sulit untuk mendapatkan winner winner chicken dinner (WWCD). Semenjak kehilangan “Microboy”, mereka seperti tak mendapatkan chemistry dengan permain barunya yaitu “uHigh”. 

Sementara itu, Evos Reborn yang berada di grup B akan berhadapan dengan dua tim Vietnam. Yaitu Eagle Esports dan BN United serta 1 tim asal Malaysia, Axis Redone. Ketiga tim tersebut merupakan debutan di PMPL SEA. Ini akan menjadi momentum Evos Reborn untuk bisa merebut tiket ke grand final. Sebab, mereka sudah kaya pengalaman karena season lalu sukses finis sebagai runner up

Satu tim Indonesia yang tersisa adalah RRQ Ryu. Tim berlogo Mahkota tersebut menghuni grup A bersama dengan V gaming (Vietnam), Vampire Esports (Thailand), dan MS Chonburi (Thailand). Ini akan menjadi ajang pembuktian bagi RRQ Ryu bahwa mereka patut diperhitungkan. Pasalnya mereka sudah begitu lama absen di PMPL SEA. 

Selain itu, kelima tim asal Indonesia tersebut juga akan berjibaku untuk memperebutkan slot ke PUBG Mobile Global Championship (PMGC) 2021. Tiga tim teratas grand final akan berhak melaju ke PMGC 2021 dan bertemu dengan regional lainnya di penjuru dunia.(*)

Artikel Terkait
Esports
Ini 20 Tim yang akan Berlaga di PMPL SEA Season 4

Esports
Jadi Juara Baru PMPL Indonesia, Genesis Dogma Wakili Indonesia di PMPL SEA

Esports
Preview PMPL: Ujian Berat NFT Esports di Country Final