Tech

Instagram Akan Kenalkan Fitur ‘Take a Break’, Seperti Apa sih?

Jingga Irawan

Posted on October 11th 2021

Credit: Getty Images

Raksasa media sosial AS milik Facebook, Instagram, kabarnya bakal memperkenalkan cara baru untuk menjauhkan remaja dari konten berbahaya dan memberikan waktu istirahat bagi mereka dari platform itu. Dilansir The Verge, Senin (11/10), Wakil Urusan Global Facebook Nick Clegg mengungkap fitur take a break dan mendorong mereka melihat konten lebih baik.

“Perusahaan akan memperkenalkan sesuatu yang menurutku bisa membuat perbedaan besar, di mana sistem kami melihat bahwa remaja melihat konten yang sama berulang-ulang, dan konten itu mungkin tak baik bagi kehidupan mereka, kami akan mendorong mereka untuk melihat konten lain,” kata Nick.

Selain memperkenalkan fitur take a break, Nick menambahkan bahwa perusahaan juga menghentikan sementara rencana untuk membuat Instagram for Kids dan memberikan kontrol sepenuhnya kepada orang tua untuk mengawasi remaja. Belum diketahui kapan fitur tersebut bakal tersedia di aplikasi. Tetapi, juru bicara Facebook mengatakan fitur segera diuji dalam waktu dekat.

Nick membuat pernyataan di acara State of the Union CNN, kurang dari seminggu setelah pelapor Frances Haugen bersaksi di depan Kongres tentang penelitian internal yang menunjukkan Instagram dapat memiliki efek negatif pada kesehatan mental anak muda.

Pembawa acara CNN Dana Bash, bertanya kepada Nick apakah algoritma Facebook mendorong atau menyebarkan suara pro-pemberontakan menjelang kerusuhan di gedung Capitol AS pada 6 Januari 2021. Nick mengatakan dia tak bisa memberikan jawaban untuk pertanyaan itu. Sementara, Frances dikabarkan akan bertemu dengan komite yang menyelidiki serangan 6 Januari.

Akan tetapi, Nick setuju bahwa algoritma Facebook “harus dimintai pertanggungjawaban jika perlu, sehingga orang dapat mencocokkan apa yang sistem perusahaan katakan seharusnya mereka lakukan dari apa yang sebenarnya terjadi.”

Facebook telah dikritik keras selama beberapa minggu terakhir, menyusul laporan dari The Wall Street Journal berdasarkan dokumen internal yang dibocorkan oleh Frances Haugen. Seorang mantan manajer produk di Facebook, Frances bersaksi di hadapan Pemerintah AS di mana ia mengungkap bahwa penelitian internal perusahaan menunjukkan Instagram dapat menjadi racun, terutama bagi remaja.(*)

 

Related Articles
Tech
Lindungi Remaja, Instagram Wajibkan Pengguna Cantumkan Tanggal Lahir

Tech
Permudah Pengusaha, Facebook dan Instagram Uji Coba Fitur Shops

Tech
Dianggap Berbahaya, Facebook Tunda Bikin Instagram Khusus Anak-Anak