Current Issues

AS Hanya Izinkan Penerima Vaksin Covid-19 Jenis Ini Masuk ke Negaranya

Dwiwa

Posted on October 9th 2021

Amerika Serikat akan mengizinkan pengunjung internasional yang sudah divaksinasi Covid-19 untuk masuk ke negaranya. Tetapi, tidak semua jenis vaksin akan diterima. Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC) mengatakan hanya vaksin yang disahkan oleh regulator AS atau Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) yang diterima.

Dilansir Reuters, Gedung Putih mengumumkan mulai November AS akan mencabut pembatasan perjalanan pelancong udara dari 33 negara yang sudah divaksinasi penuh Covid-19. Itu termasuk Tiongkok, India, Brasil, dan sebagian besar Eropa. Tetapi tidak disebutkan secara spesifik vaksin mana yang diterima.

"Enam vaksin yang disahkan / disetujui FDA atau terdaftar untuk penggunaan darurat oleh WHO akan memenuhi kriteria untuk perjalanan ke AS," kata seorang juru bicara CDC kepada Reuters, Jumat.

CDC mengaku telah memberi tahu maskapai penerbangan tentang vaksin yang akan diterima sebagai bagian dari persiapan sistem mereka. CDC juga akan merilis panduan dan informasi tambahan saat persyaratan perjalanan diselesaikan.

Airlines for America, sebuah kelompok perdagangan yang mewakili American Airlines Co (AAL.O), Delta Air Lines (DAL.N), United Airlines dan lainnya, mengatakan senang dengan keputusan CDC untuk menyetujui daftar vaksinasi resmi untuk pelancong yang masuk AS.

“Kami berharap dapat bekerja sama dengan pemerintah untuk menerapkan vaksin global dan kerangka pengujian baru ini pada awal November 2021," ujar mereka.

Beberapa negara telah menekan pemerintahan Biden untuk menerima vaksin yang disetujui WHO, karena vaksin resmi Badan Pengawas Obat dan Makanan AS (FDA) tidak banyak digunakan di semua negara.

Amerika Serikat akan menerima pelancong udara yang divaksinasi penuh dari 26 negara yang disebut Schengen di Eropa serta Inggris, Irlandia, Tiongkok, India, Afrika Selatan, Iran, dan Brasil. Pembatasan yang dilakukan AS telah melarang sebagian besar warga negara non-AS yang berada di negara-negara tersebut dalam 14 hari terakhir.

Persyaratan vaksin COVID-19 yang baru akan berlaku untuk hampir semua warga negara asing yang terbang ke Amerika Serikat - termasuk mereka yang tidak tunduk pada pembatasan sebelumnya.

CDC masih harus menyelesaikan dan menerbitkan aturan pelacakan baru untuk pengunjung internasional, yang dikirim ke Gedung Putih untuk ditinjau pada 15 September.

CDC juga harus merinci aturan untuk pengecualian, yang mencakup anak-anak yang belum memenuhi syarat untuk disuntik, serta untuk pengunjung dari negara-negara di mana vaksin tidak tersedia secara luas. Administrasi juga harus memutuskan apakah akan menerima pengunjung bagian dari uji klinis COVID-19 atau baru-baru ini tertular COVID-19 dan belum memenuhi syarat untuk vaksinasi. (*) 

Related Articles
Current Issues
Vaksin Covid-19 di Amerika Serikat Diperkirakan Selamatkan Hampir 280.000 Nyawa

Current Issues
Varian Delta Picu Lonjakan Kasus, Perlukah Booster Vaksin Covid-19?

Current Issues
CDC: Aktivitas di Sekolah Tetap Harus Memakai Masker