Interest

Asyik, WNI Bisa Belanja Pakai Rupiah di Negara Ini

Dwiwa

Posted on October 9th 2021

 

Ada yang hobi travelling ke luar negeri? Ketika akan bepergian ke luar negeri, salah satu hal yang cukup merepotkan adalah harus menukarkan rupiah ke dalam mata uang negara yang akan kita tuju. Tetapi dalam waktu dekat, warga negara Indonesia (WNI) bakal bisa bertransaksi menggunakan rupiah di negara lain.

Keberadaan QR Indonesia Standard atau QRIS yang dikembangkan industri sistem pembayaran  bersama Bank Indonesia membuat pengguna mobile banking dan e-wallet lebih mudah bertransaksi. Tidak hanya untuk pembayaran di Indonesia, kehadiran QRIS cross border juga memungkinkan penggunanya bisa bertransaksi di negara lain, seperti Thailand hingga Malaysia hanya dengan melakukan pemindaian QR Code.

Nantinya, jika berlibur ke Thailand dan ingin berbelanja, saat melakukan pembayaran kalian cukup melakukan pemindaian QR Code dengan aplikasi e-wallet Indonesia. Kalian tidak lagi perlu repot menukar rupiah dengan baht atau dolar.

Hal yang sama juga berlaku bagi pengunjung Thailand yang berbelanja di Indonesia. Rencananya, QRIS ini akan mulai bisa digunakan secara resmi untuk bertransaksi di Thailand pada kuartal I 2022 mendatang.

“Pada tahap ini, pengguna dari Indonesia sekarang dapat menggunakan aplikasi pembayaran seluler mereka untuk memindai QR Code Thailand, untuk melakukan pembayaran ke merchant di seluruh Thailand,” kata Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo.

Lebih lanjut Direktur Eksekutif/Kepala Departemen Internasional Bank Indonesia (BI) Doddy Zulverdy menjelaskan jika Kerangka Penyelesaian Mata Uang Lokal (LCS) ini juga akan digunakan untuk transaksi ritel di sektor pariwisata. Ini sudah diterapkan di Malaysia dan Thailand.

Keberadaan LCS membuat turis asal Indonesia yang pergi ke Thailand bisa melakukan transaksi dengan mata uang masing-masing. Begitu pun dengan sebaliknya. Hanya dengan memindai QRIS cross border yang tersedia di toko negara tersebut pembayaran bisa langsung dilakukan.

Hal ini tentu jauh lebih mudah dibanding dengan cara konvensional yang sebelumnya dilakukan. Di mana saat wisatawan berbelanja, misalnya WNI yang berkunjung ke Malaysia, tagihan akan menggunakan mata uang lokal yang dikonversi ke dolar AS baru kemudian ke rupiah.

Dan di masa depan, kemungkinan akan ada lebih banyak negara yang diajak BI untuk bekerja sama. Setelah Thailand, BI juga telah mengumumkan tengah mengkaji penggunaan QRIS ke negara di kawasan Asia Tenggara (ASEAN) lain seperti Malaysia, Filipina, dan Singapura. Beberapa waktu lalu Perry bahkan sempat mengungkap jika pihaknya berencana menjajaki penggunaan QRIS di Arab Saudi dan India.

 

Related Articles
Hobi
Pecah Rekor! Gitar Akustik Mendiang Kurt Cobain Laku 85,6 Miliar Rupiah

Current Issues
Dollar Amerika Semakin Kuat, Emang Masalah?

Current Issues
Aplikasi PeduliLindungi Tambah Fitur QR Code, Bisa untuk Check-in di Bandara