Tech

Google Aktifkan Otentikasi Dua Faktor untuk 150 Juta Pengguna Akhir 2021

Dwiwa

Posted on October 8th 2021

(Google)

Di balik semakin canggihnya teknologi, pencurian data online juga makin marak dilakukan. Salah satu hal yang dapat dilakukan untuk mencegah terjadinya pencurian ini adalah dengan memasang keamanan tambahan, salah satunya adalah dengan otentikasi dua faktor (2FA) di akun online.

Ketika kita mengaktifkan fitur ini, meskipun seorang hacker dapat menebak nama pengguna dan kata sandi, tetapi mereka tidak dapat masuk ke akun kecuali memiliki akses ke ponsel yang kita gunakan. Ini merupakan langkah ekstra yang mungkin sedikit merepotkan, tetapi menjaga akun tetap aman.

Bagi sebagian besar pengguna Google, fitur ini sebenarnya telah tersedia secara optional. Tetapi tampaknya pada akhir 2021, mereka akan menambahkan 150 juta pengguna ke dalam program tersebut. Artinya, Google akan mengaktifkan fitur ini secara default sehingga pengguna harus menggunakannya.

“Dan karena kami tahu cara terbaik untuk menjaga keamanan pengguna kami adalah dengan mengaktifkan perlindungan keamanan kami secara default, kami telah mulai mengonfigurasi akun pengguna kami secara otomatis ke status yang lebih aman. Pada akhir tahun 2021, kami berencana untuk mendaftarkan tambahan 150 juta pengguna Google di 2SV secara otomatis dan meminta 2 juta pembuat konten YouTube mengaktifkannya,” jelas Google seperti dikutip dari Ubergizmo.

Google mengakui bahwa sistem 2FA adalah bentuk perlindungan yang baik. Meski begitu, mereka juga mencatat jika ini bukan perlindungan yang paling nyaman atau yang paling cocok. Mereka pun tengah mencari cara untuk memberikan solusi login alternatif si masa depan yang mengurangi ketergantungan pada password.(*)

Related Articles
Tech
6 Cara Mudah Melindungi Data Kita di Internet

Tech
Google Rilis Android 12 Versi Beta, Begini Cara Unduh dan Pasangnya

Tech
Waspada, Malware Baru Android Menyamar Sebagai Pembaruan Sistem