Tech

Honda Siapkan Mobil Terbang dan Teknologi ke Bulan pada 2030

Jingga Irawan

Posted on October 3rd 2021

Credit: The Verge

Honda mengumumkan serangkaian rencana prioritasnya untuk beberapa tahun ke depan. Melansir ZDnet, Minggu (3/10), perusahaan berupaya untuk mengurangi dampak lingkungan, memperluas inovasinya di bidang robotika dan transportasi udara serta memfasilitasi perjalanan ke Bulan.

Visi 2030 Honda mencakup rencana untuk membuat Avatar Robot Honda, pesawat Honda eVTOL, roket yang dapat digunakan kembali, dan teknologi lain yang dirancang untuk ruang angkasa. Hal ini menunjukkan bahwa Honda telah siap memasuki bisnis ruang angkasa, serta bersaing dengan perusahaan besar lainnya.

"Semua inisiatif yang kami perkenalkan hari ini adalah untuk tantangan yang diambil Honda di area baru, tetapi semangat mendasar Honda untuk menggunakan teknologi kami untuk membuat hidup orang lebih menyenangkan tetap tak berubah," kata Keiji Ohtsu, presiden penelitian dan pengembangan Honda.

Honda mengatakan departemen penelitiannya sedang fokus pada sejumlah inisiatif yang akan memajukan tujuannya mengurangi dampak lingkungan, menjunjung tinggi energi bersih hingga mengurangi angka kecelakaan lalu lintas.

Honda eVTOL, disingkat Electric vertical take-off and landing atau lebih sederhananya disebut mobil terbang, dirancang untuk menggunakan teknologi listrik Honda yang dilengkapi unit gas turbin hybrid power, guna memfasilitasi transportasi listrik antar kota.

“Selain operasi bersih yang diwujudkan oleh teknologi elektrifikasi, eVTOL menghadirkan keselamatan pada tingkat yang setara dengan pesawat penumpang komersial. Hal ini diwujudkan dengan strukturnya yang sederhana dan sistem propulsi terdesentralisasi dan ketenangan karena diameter rotor yang relatif kecil,” perusahaan menjelaskan dalam sebuah pernyataan.

“Hal ini memungkinkan eVTOL untuk lepas landas dan mendarat di tengah kota tanpa menimbulkan masalah kebisingan. Karena fitur tersebut, perlombaan pengembangan pesawat eVTOL semakin gencar. Namun, pesawat eVTOL all-electric menghadapi masalah jangkauan. karena kapasitas baterai yang terbatas. Oleh karena itu, area penggunaan yang realistis terbatas untuk transportasi dalam kota.”

Honda juga berkomitmen mengerjakan Avatar Robot dan robot bi-pedal ASIMO. Honda berharap untuk menempatkan robot ke dalam penggunaan praktis pada tahun 2030-an dan berencana untuk melakukan pengujian demonstrasi teknologinya sebelum 31 Maret 2024.

Robot Honda sudah memiliki tangan dengan jari dan dapat mengambil benda-benda kecil serta membuka tutup stoples. Perusahaan juga menambahkan teknologi artificial intelligence-nya ke robot untuk mendukung fungsi remote control.

Selain itu, perusahaan sedang berupaya untuk mengembangkan teknologi luar angkasa yang akan memfasilitasi "sistem energi terbarukan menuju ke permukaan bulan" dan sedang meneliti apakah robot yang sedang dikembangkannya bisa beraktivitas di permukaan bulan.

“Seiring momentum internasional untuk memperluas jangkauan aktivitas manusia di luar Bumi yang terus berkembang, Honda memulai inisiatif untuk mengupayakan perluasan aktivitas dan pengembangan manusia di permukaan bulan. Dikatakan bahwa ada air di Bulan, dan berbagai kemungkinan untuk penggunaan air mungkin membuka menarik perhatian," jelas Honda.

Honda sedang melakukan penelitian bersama dengan Japan Aerospace Exploration Agency (JAXA), lembaga ruang angkasa milik Jepang. Keduanya memiliki tujuan untuk membangun sistem energi terbarukan di permukaan bulan.

Perusahaan juga mengembangkan roket kecil yang dapat digunakan kembali, baik digunakan di Bulan maupun digunakan untuk satelit, karena perusahaan melihat bahwa tak ada cukup roket yang tersedia untuk memenuhi permintaan peluncuran satelit.

“Melalui pemanfaatan yang komprehensif dari kekuatan teknologi tersebut, Honda akan berusaha untuk mewujudkan kegembiraan dalam mengembangkan potensi kehidupan masyarakat di area baru selain area bisnis yang sudah ada.”(*)

Related Articles
Tech
Sebentar Lagi, Taksi terbang Akan Mengudara di Inggris

Tech
Karena Pandemi, FedEx Kini Manfaatkan Robot untuk Sortir Paket Antaran

Tech
SpaceX Luncurkan 60 Satelit Starlink ke Orbit Bumi. Buat Apa?