Current Issues

Ingin Selenggarakan Acara Besar? Ini Pedoman yang Harus Diikuti

Dwiwa

Posted on September 24th 2021

Semakin menurunnya jumlah kasus harian Covid-19 di Indonesia membuat aturan pembatasan semakin dilonggarkan. Kegiatan dan pertemuan berskala besar pun sudah mulai diizinkan untuk dilakukan dengan penerapan protokol kesehatan ketat.

Dilansir dari Antara, Juru Bicara Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Profesor Wiku Adisasmito mengatakan ada sejumlah pedoman yang harus dipenuhi dalam penyelenggaraan kegiatan dan pertemuan besar.

Wiku menjelaskan jika pertemuan atau kegiatan besar ini ditandai dengan jumlah partisipan atau undangan yang besar dengan asal dari berbagai tempat. Umumnya, kegiatan telah direncanakan baik dari aspek penginapan, penyusunan staf, sistem ticketing, keamanan dan mobilitas jarak jauh.

Jenis dari kegiatan ini contohnya adalah konferensi, pesta atau acara pernikahan besar, konser, festival, pameran dagang, hingga acara olahraga. Indonesia sendiri tengah menyelenggarakan dua perhelatan berskala nasional yakni pertandingan sepak bola liga 1 dan 2 serta Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua.

Pedoman ini pun harus diterapkan mulai dari sebelum agenda, saat acara berlangsung, dan ketika sudah selesai. Sebelum acara berlangsung, ada lima pedoman yang harus dilakukan.

Pertama, seluruh partisipan harus mendapatkan edukasi kesehatan yang cukup dan memastikan memiliki pemahaman yang sama, terutama kiat-kiat mencegah penularan. Kemudian pedoman pelaksanaan acara yang dilengkapi rencana kontijensi harus disusun.Partisipan yang positif selama rangkaian acara dilarang untuk melanjutkan aktivitas dan harus segera dirujuk di area khusus karantina atau isolasi yang telah disediakan.

Ketiga, fasilitas dan sarana prasarana harus dipastikan mendukung penerapan protokol kesehatan. Misalnya, tata letak acara yang memudahkan partisipan menjaga jarak setidaknya satu setengah meter.

Keempat, harus ada panitia khusus yang bertanggung jawab menegakkan protokol kesehatan ketika acara berlangsung. Kelima, membangun kemitraan dengan pemerintah dan fasilitas kesehatan setempat, terutama kesiapan menghadapi jika terjadi banyak kasus.

Kemudian ketika acara berlangsung, Wiku menjelaskan jika ada tujuh pedoman yang harus dipatuhi. Pertama, perkembangan kasus Covid-19 harus diikuti secara aktual, terutama data di daerah di mana acara berlangsung. Kedua, skrining kesehatan harus dipastikan dilakukan tepat sebelum acara berlangsung.

Ketiga, memastikan alat atau material kesehatan pendukung seperti hand sanitizer atau sabun cuci tangan dan masker mencukupi dan bisa diakses dengan mudah selama acara. Keempat, promosi kesehatan 3M (memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak) harus dilakukan secara konsisten selama acara berlangsung.

Kelima, panitia khusus yang sudah dibentuk harus memastikan pedoman pelaksanaan protokol kesehatan ditegakkan. Keenam, memastikan setiap partisipan mematuhi protokol kesehatan termasuk di luar wilayah acara. Misalnya ketika di tempat penginapan dan saat bepergian. Terakhir, harus segera merujuk kasus positif yang terdeteksi selama acara untuk isolasi maupun perawatan.

Sedangkan ketika acara selesai, Wiku meminta agar penyelenggara bisa memastikan tidak ada kasus positif yang lolos untuk kembali ke daerah asal agar tidak terjadi penularan yang lebih luas.(*)

Artikel Terkait
Current Issues
Pembatasan Covid Dilonggarkan, Ahli: Tetap Pakai Masker dan Cuci Tangan

Current Issues
Zona Merah Makin Banyak, 108 Daerah Punya Risiko Tinggi Covid-19

Current Issues
Varian Omicron Merajalela di Sejumlah Negara, Lakukan Hal Ini Agar Tak Terpapar