Current Issues

Vaksin Booster Covid-19 untuk Multivarian Mulai Diuji Coba

Dwiwa

Posted on September 22nd 2021

Untuk pertama kalinya, penguat vaksin alias booster Covid-19 yang dapat melindungi dari berbagai variaan virus sekaligus sedang diuji pada manusia di Inggris. Uji coba ini dilakukan oleh perusahaan farmasi AS Gritstone berkolaborasi dengan University of Manchester dan Manchester University NHS Foundation Trust.

Dilansir Business Insider, vaksin yang disebut GRT-R910 ini menggunakan teknologi mRNA yang dapat memperkuat dirinya sendiri, yang bisa mereplikasi diri setelah disuntikkan ke otot. Vaksin dari Pfizer dan Moderna menggunakan mRNA, yang mengajari tubuh kita cara membuat protein yang memicu respon imun, tetapi tidak dapat mereplikasi diri.

Gritstone bekerja sama dengan National Institute for Health Research Manchester Clinical Research Facility akan mengevaluasi efektivitas vaksin ini. Uji coba akan melibatkan 20 sukarelawan berusia 60 tahun ke atas.

Menurut Gritstone, perusahaan yang mengembangkan GRT-R910, vaksin dapat meningkatkan respon imun dari “vaksin Covid-19 generasi pertama” ke tahap yang lebih luas dari varian virus corona.

Andrew Allen, CEO Gritstone, mengatakan respon imun dapat memberikan lebih banyak manfaat daripada dosis tambahan vaksin yang sama. Hasil dari uji coba ini diharapkan dapat diketahui pada awal 2022.

Sementara itu, Andrew Ustianowski dari University of Manchester sekaligus ketua penelitian mengatakan bahwa GRT-R910 sebagai vaksinasi booster akan memicu respon imun yang kuat, dan tahan lama. Respon imun lebih luas yang cenderung sangat penting dalam mempertahankan perlindungan pada populasi lansia rentan yang secara khusus berisiko di rawat di rumah sakit dan kematian.

mRNA yang dapat memperkuat dirinya sendiri menjanjikan dosis yang lebih rendah dari vaksin yang ada. Ini tentu membuat booster ini berpotensi lebih murah dan memiliki efek samping yang juga lebih kecil.

Selain itu, mRNA yang dapat memperkuat diri sendiri berpotensi dikembangkan di situs rumah sakit yang disesuaikan untuk wabah spesifik, daripada di pabrik besar terpusat.

Professor Ian Bruce, kepala di Manchester Covid-19 Research Rapid Response Group, mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa studi di masa depan akan memerika kemanjuran GRT-R910 pada populasi rentan lainnya. (*)

Related Articles
Current Issues
Apakah Semua Orang Butuh Booster Vaksin Covid-19?

Current Issues
Ahli: Suntikan Booster untuk Negara Kaya Tidak Akan Mengakhiri Pandemi

Current Issues
WHO: Suntikan Penguat Vaksin Covid-19 Masih Belum Diperlukan Saat Ini