Esports

Eskhibisi Esports PON XX Papua 2021 Resmi Dibuka

Libatkan 188 Atlet dan 48 Tim dari 25 Provinsi

Dika Afandi N

Posted on September 22nd 2021

SEJARAH baru tercipta di perhelatan multievent olahraga, Pekan Olahraga Nasional (PON). Untuk pertama kalinya, permainan elektronik diakomodir di PON. Ya, esports memang mulai mendapatkan tempat di PON XX Papua 2021. Meskipun statusnya baru sekedar ekshibisi. Gelaran Ekshibisi Esports PON XX Papua 2021 itu resmi dibuka pada Selasa (21/9) di Lapangan Hoki Indoor, Doyo Baru, Kabupaten Jayapura.

Induk olahraga yang menaungi esports di Indonesia, PBeSI (Pengurus Besar eSports Indonesia), berharap kesempatan di PON XX Papua 2021 ini bisa menjadi momen bersejarah yang bisa memacu peningkatan kontribusi ekonomi digital Indonesia.

Wakil Ketua Umum PBeSI, Bambang Sunarwibowo mengatakan, Ekshibisi Esports PON XX Papua 2021 mengungsung misi dan makna yang luas. Selain menjadi barometer untuk prestasi esports nasional, diharapkan juga akan tumbuh developer lokal yang bisa mendorong laju ekonomi kreatif.

“Ekosistem esports mencakup berbagai bidang, dari olahraga dan sportainment, industri digital seperti pengembang dan platform-platform game, e-commerce, teknologi finansial, media, hingga pariwisata,” ujar pria dengan latar belakang jenderal polisi itu.

Ajang Ekshibisi Esports PON XX Papua 2021 sendiri animonya tinggi. Sejak dibuka, total ada 49.950 atlet yang mendaftar.Total 10.877 tim esports yang terlibat dari 34 provinsi di Indonesia. Pendaftarannya saat itu dilakukan lewat platform resmi milik PBeSI, garudaku.com. Ada empat game yang dipertandingkan dan satu game menjadi ajang persahabatan.

Game yang dipertandingkan adalah Mobile Legends: Bang Bang, eFootball (PES 2021), Free Fire, dan PUBG Mobile. Sedangkan game yang menjadi ajang persahabatan adalah Lokapala

Saat ini fase Pra-PON dari semua game yang dipertandingkan sudah berakhir. Hanya ada tiga provinsi yang lolos di semua cabang game. Yakni, DKI Jakarta, Papua, dan Papua Barat. Papua dan Papua Barat sendiri otomatis lolos karena berstatus sebagai tuan rumah.

Dari data panitia, selama rangkaian Pra-PON, rincian jumlah peserta dan tim cukup banyak. PUBG Mobile diikuti oleh 19.664 atlet dari 4.916 tim. Sementara Free Fire diikuti oleh 13.608 atlet dari 3.402 tim. Sedangkan Mobile Legends: Bang Bang diikuti oleh total 11.985 atlet dari 2.397 tim. Dan game eFootball (PES 2021) diikuti oleh 3.838 atlet (non tim).

Tak hanya itu, PBeSI di Eksibisi Esports PON XX Papua 2021 juga akan menggelar friendly match untuk game Lokapala. Game ini merupakan Multiplayer Online Battle Arena (MOBA) karya anak bangsa. Game besutan Anantarupa Studios ini diikuti oleh 810 atlet dari 162 tim.

Nah, saat ini ketika masuk fase ekshibisi, total ada 188 atlet dari 48 tim yang terlibat. Mereka berasal dari 25 provinsi di Indonesia. Bambang mengatakan, angka-angka itu menunjukkan scene esports di tanah air sudah menyebar. Terbukti tak hanya tim-tim dari Jawa saja yang antusias. Namun banyak pula tim-tim di luar Jawa yang turut serta. Hal ini tentu menjadi prestasi tersendiri untuk PBeSI. Mengingat organisasi itu baru dibentuk pada 2020 lalu. (*)

Related Articles
Esports
Tiga Game Resmi Dipertandingkan di Eksibisi PON XX Papua

Esports
Resmi! Inilah 8 Game yang Dipertandingkan di SEA Games 2021 Vietnam

Esports
Syarat dan Cara Daftar Peserta Eksibisi Esports PON XX Papua 2021