Current Issues

Facebook Sebetulnya Tahu Instagram Berdampak Negatif Bagi Remaja

Jingga Irawan

Posted on September 17th 2021

Credit: Techno.iq

The Wall Street Journal menerbitkan seri multi-part yang kuat tentang Facebook pekan ini. Mengungkap dokumen internal perusahaan tentang segala hal. Mulai dari praktik rahasia perusahaan dalam memasukkan daftar selebritas hingga pengetahuan bahwa Instagram berdampak serius pada kesehatan mental remaja.

Salah satu pengungkapan terbesar dari laporan WSJ adalah perusahaan tahu bahwa Instagram menimbulkan bahaya serius bagi kesehatan mental pada gadis remaja. Sebuah slide penelitian internal dari 2019 mengakui bahwa “Kami (perusahaan) membuat masalah citra tubuh lebih buruk untuk satu dari tiga gadis remaja.” Pengakuan yang mengejutkan bagi sebuah perusahaan besar.

Mei lalu, salah satu petinggi Instagram, Adam Mosseri menepis kekhawatiran seputar dampak negatif aplikasi pada remaja, dan menyebut bahwa efeknya “cukup kecil.”

Namun secara internal, laporan itu menceritakan kisah yang berbeda. Menurut WSJ, dari 2019 hingga 2021, perusahaan melakukan penelitian mendalam tentang kesehatan mental remaja, termasuk survei online, studi buku harian, focus group, dan kuesioner skala besar.

Menurut salah satu slide internal, temuan menunjukkan bahwa 32 persen gadis remaja melaporkan bahwa Instagram membuat mereka memiliki citra tubuh yang lebih buruk. Dari peserta penelitian, ada yang mengalami pikiran untuk bunuh diri, 13 persen remaja Inggris dan 6 persen remaja Amerika secara langsung mengaitkan niat untuk bunuh diri dengan Instagram.

"Remaja menyalahkan Instagram atas peningkatan tingkat kecemasan dan depresi," kata slide internal lainnya. “Reaksi ini tak disengaja dan konsisten di semua kelompok.”

Menyusul laporan WSJ, Senator Amerika Serikat, Marsha Blackburn dan Richard Blumenthal, mengumumkan penyelidikan atas kurangnya transparansi Facebook seputar penelitian internal yang menunjukkan bahwa Instagram menimbulkan bahaya serius dan bahkan mematikan bagi remaja. Subkomite Senat untuk Perlindungan Konsumen, Keamanan Produk, dan Keamanan Data akan segera meluncurkan penyelidikan.

"Kami berhubungan dengan pelapor Facebook dan akan menggunakan setiap sumber daya yang kami miliki untuk menyelidiki apa yang diketahui Facebook dan kapan mereka mengetahuinya, termasuk mencari dokumen lebih lanjut dan mengejar kesaksian saksi," tulis Senator Blackburn dan Blumenthal.

“Pelaporan Wall Street Journal mungkin hanya puncak gunung es,” menggambarkan bahwa tampaknya akan lebih banyak temuan-temuan lainnya yang mengejutkan.

Blackburn dan Blumenthal bukan satu-satunya anggota parlemen AS yang khawatir dengan laporan baru tersebut. Senator Ed Markey, Rep. Kathy Castor, dan Lori Trahan mengirim surat mereka sendiri kepada Facebook yang menuntut agar perusahaan tersebut meninggalkan rencananya untuk meluncurkan Instagram versi anak-anak. Mengingat Facebook akan meluncurkan Instagram untuk anak-anak.

“Anak-anak dan remaja adalah populasi unik yang rentan secara online, dan temuan ini melukiskan gambaran yang jelas dan menghancurkan Instagram sebagai aplikasi yang menimbulkan ancaman signifikan terhadap kesejahteraan kaum muda,” tulis anggota parlemen.

Pada Mei 2021, sebanyak 44 jaksa agung negara menulis ke Instagram untuk mendorong perusahaan agar membatalkan rencananya membuat Instagram khusus untuk anak-anak di bawah usia 13 tahun. Mereka memperingatkan bahwa Instagram untuk anak-anak bisa "berbahaya karena berbagai alasan."

Pada April 2021, beberapa anggota parlemen dari Partai Demokrat menyatakan “keprihatinan serius” tentang dampak potensial Instagram pada kesejahteraan pengguna remaja. Pada bulan yang sama, koalisi organisasi advokasi konsumen juga menuntut agar perusahaan mempertimbangkan kembali peluncuran versi Instagram untuk anak-anak.

Menurut dokumen yang diperoleh WSJ, semua kekhawatiran itu terlihat sangat valid. Terlepas dari penelitian internal yang ekstensif dan temuan mereka yang sangat meresahkan, Facebook telah meremehkan pengetahuannya secara publik, bahkan ketika pemerintah secara teratur menekan perusahaan untuk mengetahui apa yang sebenarnya diketahuinya.(*)

Related Articles
Current Issues
Belum Satu Bulan Diluncurkan, Blog Donald Trump Ditutup

Tech
400 Giga Data Startup Tiongkok Ini Bocor, Terdapat Jutaan Akun Pengguna Medsos

Tech
Facebook, WhatsApp, dan Instagram Pulih Setelah Down Enam Jam, Ini Penyebabnya!