Tech

Tiongkok Bakal Perketat Persetujuan Game untuk Perusahaan Teknologi

Jingga Irawan

Posted on September 17th 2021

Credit: Reuters

Setelah peraturan pembatasan game untuk anak-anak di bawah umur, Tiongkok bakal memperketat persetujuan game baru. Melansir Reuters, Jumat (17/9), langkah ini dilakukan untuk memastikan game yang ditujukan pada anak-anak memenuhi kriteria konten dan perlindungan anak.

Pengawas media sedang mengevaluasi kembali judul yang diajukan oleh pengembang game dari Tencent Holdings Ltd dan Netease Inc, tujuannya untuk memastikan mereka mematuhi pembatasan baru yang diberlakukan pada Agustus. Pengawas meminta pengembang untuk mengirimkan kembali judul dengan langkah-langkah wajib baru yang ada di dalamnya.

Misalnya, pengawas menindak game bertema zombie karena "terlalu menakutkan,” menurut standar pengawas. Selain itu, salah seorang sumber anonim mengatakan bahwa ada pengawasan ketat lainnya atas subjek yang dianggap tak sesuai, termasuk tema “boy’s love” yang baru-baru ini trend.

Bulan lalu, Tiongkok melarang lebih dari tiga jam video game seminggu bagi mereka yang berusia di bawah 18 tahun, sebuah aturan yang bertujuan menghentikan kecanduan di kalangan anak-anak.

South China Morning Post awalnya menerbitkan laporan bahwa akan ada pembekuan persetujuan game baru. Tapi kemudian mengubah laporannya dengan mengatakan persetujuan game hanya akan diperlambat.

Menurut analisis Bloomberg, penundaan berkepanjangan dalam persetujuan game kemungkinan akan membebani pertumbuhan bisnis game di Tencent dan Netease. Karena model bisnis keduanya bergantung pada peluncuran judul baru untuk mempertahankan pertumbuhan dan menarik pengguna baru.

Tiongkok telah menindak berbagai industri mulai dari teknologi hingga pendidikan dan properti karena memperketat kontrol setelah bertahun-tahun mengalami pertumbuhan yang tak terkendali.(*)

Related Articles
Current Issues
Tiongkok Stop Sementara Pemberian Lisensi untuk Game Online Baru

Tech
Tiongkok Batasi Anak di Bawah Umur Main Game Online, Maksimal Tiga Jam Seminggu

Interest
Coronavirus Bikin Tencent Gelontor Free Trial Gamenya untuk Warga Tiongkok