Tech

VW ID Buzz, EV Bergaya Microbus dengan Teknologi Self-Driving

Jingga Irawan

Posted on September 7th 2021

Credit: TechCrunch

Volkswagen akhirnya merealiasikan keinginannya untuk memproduksi kendaraan Microbus versi listrik. Bernama ID.Buzz, kendaraan tersebut berjenis minivan retro-futuristik yang dipengaruhi gaya Microbus VW asli dan digadang memiliki teknologi self-driving serta dilengkapi sensor canggih.

Dalam waktu dekat, VW berencana untuk menguji ID Buzz di jalan umum di Munich, serta di jalur pribadi di dekat bandara kota. Melansir The Verge pada Selasa (7/9), ID Buzz dilengkapi dengan rangkaian sensor berteknologi tinggi dan kecerdasan komputasi untuk peran barunya sebagai kendaraan uji otonom.

VW mengatakan ID Buzz otonom akan berfungsi sebagai platform untuk operasi pengiriman (delivery) dan pemesanan kendaraan (ride-hailing) komersial skala penuh yang rencananya akan diluncurkan di Jerman pada 2025.

Van tersebut menggunakan perangkat keras dan perangkat lunak yang dikembangkan oleh Argo AI, sebuah startup berbasis di Pittsburgh yang didukung oleh Ford dan VW. Sebelumnya, para pembuat mobil membentuk "aliansi global" pada 2019 untuk bersama-sama mengembangkan kendaraan listrik dan otonom.

Sebagai bagian dari kesepakatan, VW menginvestasikan USD 2,6 miliar di Argo, yang pada saat itu valuasinya naik menjadi USD 7 miliar. Argo kemudian membuka kantor di Munich dan menyerap tim pengemudi otonom VW yang berbasis di sana.

Argo saat ini menggunakan kendaraan Ford yang dimodifikasi untuk pengujiannya di AS dan belum mengungkapkan Autonomous Vehicle (AV) buatannya sendiri seperti beberapa pesaingnya. Sedangkan, ID Buzz akan dilengkapi perangkat keras dan perangkat lunak AV Argo, termasuk sensor lidar jarak 400 meter yang dikembangkan sendiri.

VW juga mengatakan bahwa mereka berencana untuk menempatkan armada van dalam layanan armada perjalanan di bawah anak perusahaannya Moia.

Sejak 2017, Moia telah mengoperasikan armada kendaraan listrik sebagai bagian dari layanan ride-pooling di Hamburg, Jerman, hingga saat ini perusahaan telah melayani 3 juta pelanggan. Dengan segala perkembangan, perusahaan ingin beralih ke armada yang sepenuhnya otonom pada 2025.

Terlepas dari harapan awal yang tinggi, kendaraan berjenis AV seperti ID Buzz masih jauh dari harapan dapat bebas mengemudi di mana saja dalam kondisi apa pun. Dengan konsep self-driving, AV perlu pengujian aman hingga izin lembaga yang rumit. Industri ini telah berkembang pesat selama setahun terakhir, dengan banyak perusahaan akuisisi atau bergabung dengan perusahaan lain.

VW dan Argo mengatakan perusahaan tetap optimis tentang kemampuan mereka untuk mencapai target. CEO Argo Bryan Salesky mengatakan kepada The Verge dalam wawancara podcast baru-baru ini bahwa teknologinya akan "siap ketika sudah siap."

Argo telah menguji kendaraan generasi keempatnya di Miami, Austin, dan Washington, DC, selama beberapa tahun terakhir serta Pittsburgh, Detroit, dan California. Perusahaan juga berencana meluncurkan layanan ride-hail di AS dengan Lyft pada akhir tahun.(*)

Related Articles
Tech
Foxconn Luncurkan Platform untuk Permudah Bikin Kendaraan Listrik

Current Issues
Eropa Pimpin Pasar Mobil Listrik Dunia, tapi Diprediksi Tak Lama. Kenapa?

Tech
Volvo Berencana Hanya Jual Mobil Listrik Mulai 2030