Current Issues

Studi Ini Buktikan Pentingnya Peran Masker Dalam Melawan Pandemi Covid-19

Dwiwa

Posted on September 4th 2021

Pandemi Covid-19 sudah mau dua tahun, apa kalian sudah tertib memakai masker? Jika masih ogah-ogahan memakai masker karena meragukan kemampuannya dalam melawan pandemi, hasil studi pada lebih dari 340 ribu orang di Bangladesh ini mungkin bisa meyakinkan kalian.

Dilansir dari NBC News, penelitian yang dilakukan di 600 desa di pedesaan Bangladesh ini merupakan uji coba acak terbesar untuk menunjukkan efektivitas masker bedah. Khususnya dalam menekan penularan virus corona.

Meskipun sebelumnya, sejumlah penelitian kecil di laboratorium dan rumah sakit telah menunjukkan jika masker dapat mencegah penularan Covid, tapi temuan baru ini menunjukkan bukti di dunia nyata dan dalam skala besar.

“Ini benar-benar data yang solid yang menggabungkan kontrol studi laboratorium dengan tindakan nyata orang di dunia untuk melihat apakah kita bisa membuat orang memakai masker dan apakah masker berfungsi,” ujar Laura Kwong, asisten profesor ilmu kesehatan lingkungan di Universitas California, Berkeley dan co-author studi.

Studi pracetak sudah dipublikasikan secara online oleh organisasi nirlaba Innovation for Poverty Action dan saat ini sedang menjalani peer review.

Temuan ini memiliki implikasi penting bagi negara yang mengandalkan langkah mitigasi untuk memperlambat penyebaran virus sampai vaksin tersedia. Tetapi di sisi lain, juga memberikan informasi berharga bagia negara seperti Amerika Serikat, di mana beberapa komunitas menerapkan kembali mandat masker guna menekan penyebaran varian Delta.

“Pertanyaan kebijakan yang kami coba jawab adalah, jika kalian membagikan masker dan membuat orang memakainya, apakah itu berfungsi?” ujar rekan penulis studi Mushfiq Mobarak, seorang profesor ekonomi di Universitas Yale.

Studi ini belangsung lima bulan dari November tahun lalu. Para peneliti mencarai 342.126 orang dewasa Bangladesh dari desa yang dipilih acak untuk mempromosikan penggunaan masker. Mereka juga membagikan masker gratis ke rumah tangga dan memberikan informasi tentang pentingnya benda tersebut dan memperkuat penggunaannya di masyarakat.

Hasilnya, di antara sekitar 178 ribu orang yang diminta untuk memakai masker, ilmuwan menemukan penggunaan masker meningkat hampir 30 persen dan perubahan perilaku ini bertahan 10 minggu atau lebih.

Setelah program tersebut dilembagakan, peneliti melaporkan penurunan gejala Covid sebanyak 11,9 persen dan penurunan seroprevalensi gejala sebesar 9,3 persen, yang menunjukkan virus yang terdeteksi dalam darah.

“Peningkatan 30 persen dalam pemakaian masker menyebabkan penurunan 10 persen pada kasus Covid. Jadi bayangkan jika ada peningkatan 100 persen – jika semua orang memakai masker dan kita melihat 100 persen perubahan,” ujar Mobarak.

Ilmuwan mengatakan masker secara signifikan menurunkan gejala pada orang dewasa yang lebih tua. Mereka juga menemukan jika masker bedah lebih efektif daripada kain. Kwong mengatakan jika temuan ini mungkin penting bagi negara seperti AS, di mana orang lebih banyak menghabiskan waktu di dalam ruangan dibanding pedesaan di Bangladesh.

“Saat ini, banyak tempat meminta orang menutup wajah tetapi tidak mengatakan jenis seperti apa yang harus dipakai. Jika sekolah dan tempat kerja dan ruang publik dalam ruangan lain akan mewajibkan masker, mereka harus mulai mewajibkan masker bedah,” ujar Kwong.

Kwong bersama rekan-rekannya kini sedang memperluas penelitiannya dengan melibatkan desa dan kota lain di Asia dan Afrika Sub-Sahara. Peneliti juga bermaksud untuk melacak efek masker pada penularan tanpa gejala.

Sudah jelas kan betapa pentingnya masker dalam melawan pandemi Covid-19? Jadi, ambil maskermu dan gunakan setiap kali keluar rumah atau bertemu dengan orang yang tidak tinggal satu rumah. Ingat juga untuk tetap melaksanakan protokol kesehatan lain seperti jaga jarak, cuci tangan dengan sabun atau hand sanitizer, menjauhi kerumunan, dan mengurangi mobilitas.

Related Articles
Current Issues
Apakah Cuci Tangan Masih Efektif Lawan Varian Delta yang Lebih Menular?

Current Issues
Menkominfo Minta Masyarakat Waspadai Tren Kenaikan Kasus Covid-19

Current Issues
Antisipasi Klaster Sekolah, Yuk Ingat Kembali Persiapan Saat PTM