Current Issues

Mayoritas Warga El Salvador Tak Setuju Pakai Bitcoin

Jingga Irawan

Posted on September 4th 2021

Credit: The Guardian

Berbanding terbalik dengan semangat pemerintahnya, sebagian besar orang El Salvador rupanya tak setuju dengan keputusan mengadopsi Bitcoin sebagai alat pembayaran yang sah.

Dilansir dari Reuters, Sabtu (4/9), banyak yang tak mengetahui bagaimana menggunakan mata uang digital dan tak mempercayai proyek tersebut karena berisiko besar. Laporan tersebut didapat dari survei oleh Central American University (UCA).

Setidaknya 67,9 persen dari 1.281 orang yang disurvei mengatakan mereka tak setuju atau sangat tak setuju dengan penggunaan Bitcoin sebagai alat pembayaran yang sah. Sementara, lebih dari 32 persen orang mengatakan mereka setuju pada tingkat tertentu.

Studi tersebut dirilis beberapa hari sebelum pemerintah akan meresmikan cryptocurrency sebagai alat pembayaran yang sah di El Salvador pada 7 September, rencana itu diumumkan oleh Presiden Nayib Bukele pada bulan Juni.

Survei yang dilakukan pada bulan Agustus oleh UCA juga menunjukkan bahwa 9 dari 10 orang tak memiliki pemahaman yang jelas tentang Bitcoin, dan 8 dari 10 orang mengatakan mereka memiliki sedikit atau tak percaya diri dalam penggunaannya.

“Apa yang dapat kita lihat dalam survei ini, selain penolakan luas atas penerapan Bitcoin sebagai alat pembayaran yang sah, adalah bahwa untuk pertama kalinya kami menemukan ketidaksepakatan yang signifikan antara penduduk dan keputusan yang dibuat oleh DPR dan presiden," kata dekan UCA, Andreu Oliva. Sedangkan pemerintah belum menanggapi survei tersebut.

Presiden Bukele dan pemerintahnya percaya langkah penerapan Bitcoin sebagai cara untuk meningkatkan pekerjaan dan pembangunan ekonomi, sehingga membuat El Salvador tak terlalu bergantung pada dolar AS, alat pembayaran yang sah saat ini.

Survei tersebut juga menunjukkan sebagian besar orang El Salvador berpikir bahwa penerima manfaat utama adalah orang kaya, investor asing, pemerintah, dan pemimpin bisnis, bukan rakyat biasa. Apalagi warga yang tak memiliki akses ke sistem Bitcoin.

"Ada banyak kekhawatiran tentang kemungkinan efek negatif dari penggunaan bitcoin," kata Oliva.

Sebelumnya, International Monetary Fund (IMF) memperingatkan negara-negara agar tak mengadopsi aset cryptocurrency sebagai mata uang nasional. IMF percaya aset cryptocurrency seperti Bitcoin dapat berdampak pada stabilitas ekonomi negara karena memiliki risiko besar.(*)

Related Articles
Tech
Hari Pertama El Salvador Adopsi Kripto, Harga Bitcoin Malah Anjlok

Tech
El Salvador Tambang Bitcoin Pakai Energi Panas dari Gunung Berapi

Tech
El Salvador Bakal Bangun Kota Bitcoin di Dekat Lereng Gunung Berapi Conchagua