Tech

Masih Kekurangan Chip, GM Tutup Sementara Pabrik di Amerika Utara

Jingga Irawan

Posted on September 3rd 2021

Credit: The Verge

Perusahaan induk dari Chevrolet, General Motors, untuk sementara menghentikan produksi di enam pabriknya di Amerika Utara sebagai akibat dari kekurangan chip global. Melansir The Verge pada Jum’at (3/9), GM adalah salah satu pembuat mobil besar yang terpengaruh oleh ketatnya pasokan chip.

Empat pabrik GM di AS yang akan terpengaruh antara lain: Fort Wayne di Indiana, Wentzville di Missouri, Spring Hill di Tennessee dan Lansing di Michigan. Empat pabrik lain di Meksiko dan Kanada juga akan tutup selama beberapa minggu karena GM sedang mengejar pasokan chipnya. Penghentian produksi akan mempengaruhi kendaraan GM yang paling menguntungkan, termasuk truk pickup dan SUV.

“Selama downtime, kami akan memperbaiki dan mengirimkan kendaraan yang belum selesai dari banyak pabrik yang terkena dampak, termasuk Fort Wayne dan Silao, ke dealer untuk membantu memenuhi permintaan pelanggan yang kuat untuk produk kami,” kata juru bicara

“Meskipun situasinya tetap kompleks dan sangat tak menentu, kami tetap yakin dengan kemampuan tim kami untuk terus menemukan solusi kreatif untuk meminimalkan dampak pada kendaraan kami dengan permintaan tertinggi dan dengan kapasitas terbatas.”

Kendaraan yang terkena dampak lainnya adalah Chevy Silverado, Cheyenne, Traverse, Equinox, dan Express; GMC Acadia, Sierra, Savana.

Ini adalah kedua kalinya GM harus mengumumkan penutupan pabrik sementara sebagai tanggapan atas kekurangan chip. Pembuat mobil, yang merupakan yang terbesar di Amerika Utara, sebelumnya juga menutup beberapa pabrik selama dua minggu pada bulan April.

Tentu saja, GM tak sendirian merasakan kekurangan chip semikonduktor global. Banyak pembuat mobil lainnya harus memangkas produksi dan menutup sementara pabrik, termasuk Volkswagen, Ford, dan Toyota.

Bahkan Tesla, yang membuat kendaraan jauh lebih sedikit daripada kebanyakan pesaingnya, mengatakan bahwa mereka harus mendesain ulang perangkat lunak kendaraannya agar bisa digunakan bersama chip alternatif. CEO Tesla Elon Musk mengatakan "situasi kekurangan chip global masih cukup serius."(*)

Related Articles
Tech
Masuki Pasar Mobil Elektrik, GM akan Rilis GMC Hummer. Begini Tampilan Awalnya!

Tech
Kembangkan Baterai EV Sendiri, Ford Siapkan Dana Rp 2,6 Triliun

Tech
Berambisi Kuasai Pasar EV dan AV, General Motors Berinvestasi Rp 503 Triliun