Current Issues

Pastikan 7 Hal Ini Saat Kalian Akan Kembali ke Sekolah

Dwiwa

Posted on September 1st 2021

 

Menurunnya jumlah kasus harian Covid-19 telah membuat beberapa wilayah di Indonesia mendapatkan lampu hijau untuk kembali melakukan pembelajaran tatap muka (PTM). Meski begitu, pembukaan kembali sekolah ini juga diikuti dengan pemberlakuan sejumlah aturan, termasuk protokol kesehatan yang ketat.

Lalu, apa saja yang perlu dipersiapkan jika sekolah kita juga sudah mulai melakukan pembelajaran tatap muka? Nah biar tetap aman dari Covid-19, berikut beberapa tips yang bisa kalian terapkan.

 

1. Vaksinasi

Hal pertama yang direkomendasikan oleh para pakar adalah dapatkan vaksinasi Covid-19. Tentu saja rekomendasi ini sementara hanya berlaku untuk kalian yang berusia 12-17 tahun. Sebab, sampai sekarang, belum ada vaksin Covid-19 yang terbukti aman dan efektif secara klinis untuk digunakan pada anak yang lebih muda.

“Memvaksin semua orang dewasa dan siswa yang berhak adalah strategi paling penting untuk menurunkan penularan Covid-19 di sekolah. Ini penting bukan hanya untuk yang ada di sekolah, tetapi juga untuk anggota keluarga, pengasuh, dan teman yang mungkin kontak dekat dengan siswa di luar sekolah,” ujar Dr. Kate Connor, seorang pediatri di John Hopkins University School of Medicine seperti dilansir dari Los Angeles Times.

 

2. Gunakan masker

Hal lain yang tidak kalah penting adalah selalu gunakan masker. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan para pakar kesehatan telah merekomendasikan penggunaan masker ketika berada di area publik, baik itu di dalam maupun luar ruangan. Dan sekolah bukan pengecualian.

Pakailah masker berkualitas yang menutup bagian hidung, mulut, hingga dagu dengan pas. Jika diperlukan, gunakan masker ganda dengan bagian dalam masker medis dilapisi masker kain di atasnya.

Apalagi, sejumlah data menunjukkan jika virus ini bisa menyebar dari orang yang terinfeksi tetapi tidak menunjukkan gejala. Apalagi dengan adanya varian Delta yang diketahui masih bisa menular meski sudah divaksinasi.

 

3. Terapkan jaga jarak

Menjaga jarak adalah memberikan ruang yang cukup antar individu untuk mengurangi penyebaran penyakit. WHO dan para pakar kesehatn telah merekomendasikan menjaga jarak setidaknya 2 meter di antara kalian dan orang yang tidak tinggal satu rumah.

Hal ini mungkin sudah diatur oleh sekolah dengan menerapkan pembejalaran dalam kelompok-kelompok kecil. Tetapi tidak ada salahnya kita secara mandiri dengan sadar tetap menerapkan jaga jarak saat berada di luar jam pelajaran.

 

4. Jaga tangan tetap bersih

Satu hal lagi yang tidak boleh dilupakan adalah menjaga tangan selalu bersih. Caranya adalah dengan rutin mencuci tangan dengan sabun di air mengalir. Jika tidak ada, maka gunakanlah hand sanitizer yang mengandung setidaknya 60 persen alkohol sebagai alat untuk membersihkan tangan.

Cuci tangan ini dilakukan selama 20 detik atau setara dengan menyanyikan satu kali lagu selamat ulang tahun. Membersihkan tangan sebaiknya dilakukan sebelum dan sesudah memegang masker, saat akan makan, atau setelah batuk dan bersin. Selain itu, hindari menyentuh hidung, mata dan mulut ya.

 

5. Pastikan ventilasi baik

Ventilasi menjadi kunci dalam penyebaran di dalam ruangan. Jika ventilasi di dalam ruangan baik, penyebaran virus bisa diminamalisir. Karena itu, pastikan jika ruang kelas kalian memiliki ventilasi yang memadai. Atau setidaknya memiliki alat penyaring udara yang bisa menyingkirkan udara dari ruangan yang kita huni.

 

6. Berangkat sekolah dengan kendaraan pribadi

Cara paling aman untuk berangkat sekolah pada saat seperti ini adalah dengan kendaraan pribadi, baik itu sepeda ataupun di antar orang tua. Ini akan membuat kalian terhindar dari bertemu banyak orang di ruang tertutup seperti bus selama perjalanan.

Tetapi jika terpaksa harus naik kendaraan umum, pastikan kendaraan yang kalian tumpangi menerapkan protokol kesehatan dengan baik ya.

 

7. Diam di rumah jika merasa sakit

Hal terakhir yang harus nkalian lakukan adalah diam di rumah jika sedang merasa tidak enak badan. Sebab, gejala Covid-19 ini terkadang tidak terlalu khas sehingga sering tertukar dengan jenis penyakit yang lain. Karena itu, jika kalian sedang batuk, flu, pilek, atau merasakan gejala lainnya, izin pada sekolah untuk tidak mengikuti PTM. (*) 

Related Articles
Current Issues
Antisipasi Klaster Sekolah, Yuk Ingat Kembali Persiapan Saat PTM

Current Issues
Perawat AS yang Sudah Divaksin Terpapar Covid-19, Begini Penjelasannya

Current Issues
Kapan Kita Tak Perlu Pakai Masker Saat di Luar Rumah?