Current Issues

PTM Terbatas di Daerah PPKM Level 1-3 Mulai Digelar, Vaksinasi Remaja Dikebut

Dwiwa

Posted on August 30th 2021

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengecek pelaksanaan PTM hari pertama di Jawa Tengah. Foto: jatengprov.go.id

Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbud Ristek) Nadiem Makarim telah mengizinkan pembelajaran tatap muka (PTM) di daerah pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 1-3. Sejumlah wilayah pun mulai menggelar PTM terbatas pada hari ini (30/8).

Salah satunya di Jakarta, di mana ada sekitar 610 sekolah yang akan mulai melakukan PTM terbatas, dari SD sampai SMA. PTM ini pun akan dilaksanakan secara bertahap dengan metode pembelajaran campuran tatap muka dan belajar jarak jauh.

Pemerintah sendiri juga mendorong sekolah di wilayah PPKM level 1-3 untuk mempercepat persiapan PTM terbatas. Hal ini guna menekan risiko learning loss yang terjadi selama belajar jarak jauh.

Dilansir dari covid19.go.id, Menteri Komunikasi dn Informatika Johnny G Plate mengatakan risiko itu muncul karena peserta didik tidak memperoleh pembelajaran yang optimal. Akibatnya, terjadi kemunduran dalam hal akademis maupun non akademis. Padahal, berdasar kajian Kemendikbud Ristek, butuh waktu 9 tahun untuk dapat memulihkan learning loss.

Meski begitu, Menkominfo menegaskan jika keselamatan insan pendidikan adalah prioritas utama. Protokol kesehatan  yang ketat pun harus diterapkan di barisan paling depan. Selain itu, guru dan tenaga pendidik di sekolah yang mulai menerapkan PTM juga sudah harus divaksinasi.

Sekolah juga harus melakukan sejumlah persiapan agar bisa melakukan PTM. Termasuk sudah memenuhi persyaratan SKB 4 Menteri tentang Pembelajaran di Tengah Pandemi.

Sementara itu, meskipun vaksinasi bagi pelajar bukan menjadi syarat bagi PTM untuk bisa dilangsungkan, tetapi pemerintah juga terus menggencarkan program vaksinasi bagi pelajar di daerah. Dengan begitu, diharapkan perlindungan terhadap paparan Covid-19 bisa lebih maksimal.

Di Indonesia sendiri, sejumlah vaksin Covid-19 yang tersedia sudah mendapatkan izin penggunaan darurat untuk anak berusia 12-17 tahun. Berdasarkan data Kemenkes hingga Senin (30/8) pukul 12.00 WIB, sudah ada 2.755.329 remaja yang mendapatkan dosis pertama dan 1.776.604 yang mendapat dua dosis.

Nah, kalau kalian sudah divaksin belum nih guys? Kalau belum, segera daftarkan diri kalian ke fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan vaksin Covid-19 ya. Dengan begitu, saat sekolah kembali dibuka, kalian bisa lebih terlindungi dari paparan Covid-19. (*)

 

Related Articles
Current Issues
Di AS, Mahasiswa yang Tolak Vaksinasi Bakal Dapat Sanksi dari Kampus

Current Issues
Vaksin Covid-19 Akan Segera Tersedia untuk Anak di Bawah 12 Tahun

Current Issues
CDC: Aktivitas di Sekolah Tetap Harus Memakai Masker