Tech

Demi Obrolan Lebih Nyata, Clubhouse Tambah Fitur Audio Spasial

Jingga Irawan

Posted on August 30th 2021

Credit: TechCrunch

Clubhouse makin sibuk meningkatkan fitur layanannya. Setelah meluncurkan fitur perpesanan baru, mereka berusaha menciptakan pengalaman audio yang lebih nyata. Bahkan diklaim rasanya seperti hadir di ruang fisik.

Melansir TechCrunch pada Senin (30/8), Clubhouse mengumumkan bahwa room-nya akan diperkaya dengan efek audio spasial.

Petinggi Clubhouse, Justin Uberti, menjelaskan keputusan menambahkan audio spasial untuk menghasilkan efek di mana speaker yang berbeda terdengar seperti berasal dari lokasi fisik yang berbeda, bukan hanya dari satu tempat.

“Salah satu hal yang kamu sadari dalam pengaturan audio grup ini adalah bahwa kamu tak mendapatkan pengalaman yang sama seperti berada di ruang fisik,” kata Uberti.

Aplikasi obrolan memang menyatukan orang-orang dalam ruang virtual, tapi audionya secara umumterdengar relatif datar, seperti berasal dari satu lokasi pusat. Tetapi dengan tambahan fitur tersebut untuk Clubhouse, kalian akan mendengar audio dari seluruh ruangan, dari kiri dan kanan ke berbagai lokasi di antara pendengar.

Misalnya dalam room komedi, teknologi Clubhouse akan mendeteksi pembicara utama dan menempatkan suara orang itu “di depan” sementara tawa orang lain bisa terdengar seolah-olah berasal dari sisi kiri dan kanan pendengar.

Fitur audio baru diluncurkan pada Minggu (29/8) ke sebagian besar pengguna iOS, dan menjangkau pengguna iOS dan Android ainnya dalam beberapa minggu ke depan. Efek tersebut akan tersedia untuk semua orang segera, tetapi pengguna juga bisa menonaktifkan audio spasial.

Untuk membuat efek audio baru, Clubhouse mengintegrasikan Application Programming Interface (API) dari perusahaan audio spasial pencipta Second Life milik Philip Rosedale, High Fidelity, dan memadukannya dengan pemrosesan audio kustom perusahaan sendiri, yang disetel untuk aplikasi obrolan.

Teknologi Head Related Transfer Function (HRTF) High Fidelity memetakan ucapan ke lokasi virtual yang berbeda dengan secara halus menambahkan jeda waktu antara saluran stereo. Serta mereplikasi cara frekuensi tinggi ke rendah agar terdengar memasuki telinga tergantung pada asal suara.

Clubhouse juga akan menggunakan teknik panggung suara virtual yang sama untuk memberikan kesan ruangan besar terdengar besar, dan membuat ruangan yang lebih intim terdengar seperti benar-benar terjadi di ruang fisik yang lebih kecil. (*)

 

Related Articles
Tech
Amazon Garap App Pesaing Clubhouse, Pengguna Bisa Jadi DJ!

Tech
Google Pixel Bisa Rekam & Upload Video Otomatis dalam Keadaan Darurat

Tech
Kini Nonton YouTube Bisa Lewati Chapter dengan Ketuk Dua Jari