Tech

Ikuti Jejak El Salvador, Kuba Bakal Legalkan Mata Uang Kripto

Jingga Irawan

Posted on August 28th 2021

Credit: Getty Images

Negara-negara benua Amerika saat ini berlomba-lomba mengadopsi cryptocurrency. Melansir Gizmodo, Sabtu (28/8) Pemerintah Kuba mengumumkan akan melegalkan dan mengatur cryptocurrency untuk urusan pembayaran, menurut resolusi yang diterbitkan di Lembaran Resmi Kuba.

Bank sentral Kuba mengklaim sedang menyusun aturan untuk penggunaan legal mata uang tersebut dalam transaksi komersial. Mereka juga akan mengeluarkan lisensi untuk penyedia layanan yang terhubung dengan aset virtual. Bitcoin, Ethereum, Litecoin, dan Tether sudah menjadi mata uang digital yang paling umum digunakan di Kuba.

Warga di negara-negara dengan tingkat kontrol modal dan inflasi yang tinggi lebih memanfaatkan aset digital karena terbebas dari pembatasan negara. Penggunaan cryptocurrency juga dinilai sebagai alat menghindari aturan mata uang asing untuk memindahkan dan menyimpan uang di luar negeri.

Penggunaan cryptocurrency juga telah berkembang di negara-negara seperti Venezuela dan Argentina dengan tingkat inflasi dan kontrol modal yang sangat tinggi.

Embargo AS terhadap negara komunis telah menyulitkan Kuba dalam ekonomi global. Keputusan Kuba untuk bergabung dengan El Salvador dalam mengadopsi uang digital dapat membantu negara untuk menghindari sanksi rezim AS, yang dilakukan di bawah mantan Presiden Donald Trump dan telah diperpanjang di bawah Presiden Joe Biden.

Sehingga, mengirim dan menerima uang antara AS dan Kuba menjadi sangat sulit di bawah pemerintahan Trump. Begitu menurut penjelasan Dr. Mrinalini Tankha. Seorang profesor antropologi di Universitas Negeri Portland yang telah melakukan penelitian di Kuba selama 10 tahun.

Meskipun demikian, pihak bank mengakui adanya ketidakamanan dan risiko yang besar untuk penipuan ketika berurusan dengan mata uang digital. Bank mengatakan bahwa pengguna harus menanggung risiko dan tanggung jawab yang berasal dari penggunaan aset virtual baik pidana maupun perdata.

Kabar dari Kuba muncul ketika negara-negara kaya di seluruh dunia berusaha untuk lebih memperketat pertukaran cryptocurrency. Termasuk Binance, yang baru-baru ini dilarang di negara-negara seperti Jerman, Jepang, Italia, Malaysia, dan Thailand, di antara sejumlah lainnya.

Sementara itu, Presiden El Salvador Nayib Bukele telah mengumumkan kembali pada Juni bahwa negara tersebut akan mengakui bitcoin sebagai mata uang legal mulai 7 September.

Bukele juga mengedukasi warga El Salvador tentang cara mengirim dan menerima mata uang cryptocurrency, bahkan memberi insentif pada penggunaan Bitcoin. Bukele memberikan USD 30 dalam bentuk Bitcoin kepada setiap orang dewasa yang mendaftar ke aplikasi cryptocurrency pemerintah, yang dikenal sebagai Chivo.(*)

Artikel Terkait
Tech
PayPal Luncurkan Pembelian dan Penjualan Cryptocurrency di Inggris

Tech
Hari Pertama El Salvador Adopsi Kripto, Harga Bitcoin Malah Anjlok

Tech
El Salvador Bakal Bangun Kota Bitcoin di Dekat Lereng Gunung Berapi Conchagua