Current Issues

Di AS, Mahasiswa yang Tolak Vaksinasi Bakal Dapat Sanksi dari Kampus

Dwiwa

Posted on August 25th 2021

 

Perguruan tinggi di Amerika Serikat tampaknya akan semakin tegas terhadap mahasiswanya yang menolak divaksinasi. Mereka bahkan tidak segan untuk memberikan sanksi bagi mahasiswa yang tidak mengikuti mandat vaksin Covid-19.

Dilansir dari USA Today, sejumlah sekolah memungut ribuan dolar kepada mahasiswa yang tidak divaksinasi sebagai biaya tes Covid-19 agar bisa berada di kampus musim gugur ini selama pandemi. Dan beberapa sekolah memberlakukan hukuman tambahan.

Misalnya Universitas Quinnipiac di Hamden, Connecticut, mengumumkan bahwa selain denda bagi mahasiswa yang tidak divaksinasi, mereka juga memutus akses WI-Fi kampus. Sekolah lain bahkan mulai mengeluarkan mahasiswa yang tidak divaksinasi.

Pekan lalu, Universitas Virginia mengeluarkan 49 siswa yang tidak mematuhi mandat vaksin yang diumumkan 20 Mei. Mahasiswa tersebut memiliki waktu hingga 1 Juli untuk mematuhinya.

Melalui email sekolah mengatakan jika 99 persen mahasiswa UVA mematuhi mandat vaksinasi. Hanya ada 1 persen atau 238 siswa yang tidak, tetapi hanya 49 dari mereka yang benar-benar mendaftar untuk kelas musim gugur.

Xavier University of Lousiana, sebuah HBCU Katolik swasta di New Orleans, mengonfirmasi bahwa mereka mulai membatalkan pendaftaran mahasiswa yang tidak divaksinasi pada Senin (23/8), atau hari pertama kelas. Untuk jumlahnya, juru bicara universitas, Ashley Irvin mengatakan mereka belum memilikinya karena harus menunggu setidaknya beberapa minggu.

Sedangkan di Universitas Rowan -sebuah sekolah umum di Glassboro, New Jersey- ada 16.000 pendaftaran mahasiswa baru. Pada Senin (23/8) mereka mengatakan akan menggunakan vaksin Pfizer yang sudah disetujui penuh oleh FDA. Para mahasiswa wajib menjalani vaksinasi pertama pada 7 September.

Setelah lewat dari tanggal itu jika ada mahasiswa yang tidak dapat membuktikan telah divaksin, maka akun mereka akan ditangguhkan. Mereka tidak bolah tinggal di asrama. Bahkan sanksi berikutnya bisa dikeluarkan dari universitas.

Penasihat umum dan Wakil Presiden Dewan Pendidikan Amerika Serikat Peter McDonough mengatakan, mahasiswa yang tidak mau divaksin bisa saja dibatasi hanya bisa mengakses pendidikan online, selama sisa karir akademis mereka.

“Tapi saya tidak melihat alternatif online sebagai sesuatu yang akan ditawarkan dalam banyak kasus bagi seseorang yang membuat pilihan untuk tidak divaksinasi,” kata McDonough.

Menurutnya, banyak perguruan tinggi yang menetapkan kewajiban vaksinasi sebagai syarat pendaftaran mahasiswa baru atau daftar ulang. Jadi, mereka yang memilih tidak mau divaksin kemungkinan besar tidak akan diizinkan ke kampus.

McDonough mengatakan, selama pandemi, perguruan tinggi yang beralih ke pembelajaran online saja telah mengeluarkan biaya yang lebih besar. Oleh karena itu, jika perguruan tinggi mengambil opsi menggelar pembelajaran secara hibrida -offline dan online- maka hal itu dianggap tidak efektif dan efisien dari segi biaya.

Apalagi, membuat siswa yang divaksinasi membayar lebih banyak uang sekolah karena beberapa siswa memilih tidak vaksin tampaknya tidak adil.

Tentu saja ada alternatif online untuk kuliah. Namun, lanjut McDonough, kampus itu mungkin bukan yang diinginkan siswa yang tidak divaksinasi. McDonough menambahkan, kemungkinan tidak akan ada perguruan tinggi yang mengambil kebijakan menampung mahasiswa yang tidak divaksinasi.

McDonough menunjukkan bahwa ada beberapa bentuk mandat vaksin di seluruh 50 negara bagian untuk siswa K-12. Ia juga mengatakan kemungkinan vaksin Covid-19 akan diperlukan untuk waktu yang sangat lama di banyak ruang pendidikan.

Sejak persetujuan penuh FDA untuk vaksin Pfizer Senin pagi, lebih banyak perguruan tinggi, termasuk Ohio State dan University of Minnesota, telah mengamanatkan vaksin untuk siswa. Menurut The Chronicle of Higher Education, lebih dari 770 perguruan tinggi saat ini mewajibkan vaksin.

Kira-kira kalau di Indonesia, bakal ada aturan kayak gini juga gak ya nanti saat kampus dibuka kembali?

Related Articles
Current Issues
AS Hanya Izinkan Penerima Vaksin Covid-19 Jenis Ini Masuk ke Negaranya

Current Issues
Vaksin Covid-19 di Amerika Serikat Diperkirakan Selamatkan Hampir 280.000 Nyawa

Current Issues
PTM Terbatas di Daerah PPKM Level 1-3 Mulai Digelar, Vaksinasi Remaja Dikebut