Tech

Virgin Bangun Hyperloop, Kendaraan Masa Depan Berkecepatan 1070 Km/Jam

Jingga Irawan

Posted on August 25th 2021

Credit: Virgin Hyperloop

Konsep kereta peluru-dalam-tabung futuristik, Hyperloop -yang awalnya digagas oleh Elon Musk- telah dirombak semakin canggih oleh perusahaan yang dikembangkan Richard Branson, Virgin Hyperloop.

Dilansir CNET, Rabu (25/8) perusahaan merilis video konsep baru yang memaparkan visi tentang pod pengantar penumpangnya, yang digerakkan secara elektromagnetik. Kehadiran teknologi itu mendorong transportasi antarkota dengan kecepatan setara pesawat jet.

“Hyperloop adalah rancangan transportasi massa terbaru yang disesuaikan dengan perjalanan di abad ke-21 yang mampu menghubungkan kota hanya dalam hitungan menit,” kata penjelasan video tersebut.

Menurut CNET, Hyperloop mirip seperti kereta maglev (magnetic levitation). Hanya saja berbentuk tabung dengan near-vacuum environment, menghilangkan hampir semua gesekan dan hambatan udara. Teknologinya juga memungkinkan perjalanan yang nyaman dengan kecepatan hingga 670 mil per jam (1.070 kilometer per jam).

Virgin Hyperloop mengklaim sistem bertenaga baterainya lebih efisien daripada kereta maglev saat ini dan juga tak menghasilkan emisi langsung yang berkontribusi terhadap perubahan iklim. Perusahaan bertujuan untuk mengangkut puluhan ribu penumpang per jam, per arah, dengan kecepatan secara pesawat udara. Konsepsi teknologi ini didasarkan pada gagasan perjalanan bertekanan rendah sejak beberapa dekade

Perusahaan mengatakan ingin memulai operasi komersial pada 2027. Namun diakui masih ada banyak yang harus dilakukan dalam hal pengembangan. Termasuk menavigasi peraturan pemerintah dan konstruksi, sebelum akhirnya masyarakat dapat membayar untuk melakukan perjalanan menggunakan pod hyperloop.

Sementara itu Tiongkok pada Juli lalu baru saja meluncurkan kereta maglev. Kereta itu digadang menjadi yang tercepat di dunia. Kereta yang memulai debutnya di Qingdao, Tiongkok itu memiliki kecepatan 600 kilometer per jam. Mampu membawa penumpang hanya dengan waktu 2,5 jam dari Beijing ke Shanghai. (*)

Related Articles
Tech
Penjualan EV Global: Tesla Masih Memimpin, Hyundai Merosot ke Posisi 6

Tech
Tidak Hanya Komplek Militer, Tesla Juga Dilarang Parkir di Gedung Pemerintahan

Tech
Elon Musk Pertimbangkan Buka Pabrik Tesla di Rusia