Tech

YouTube Lengkapi Setiap Pencarian Video dengan Chapter Preview

Jingga Irawan

Posted on August 18th 2021

Di tengah ketatnya persaingan aplikasi berbagi video, YouTube semakin memperbanyak dan memperluas fiturnya. Melansir TechCrunch pada Rabu (18/8), YouTube punya dua pembaruan fitur untuk memudahkan orang menemukan konten yang dicari. Yakni fitur pencarian visual dan penemuan video bahasa asing yang lebih mudah, yang memiliki teks dalam bahasa lokal pengguna.

Di desktop, pengguna YouTube dapat mengarahkan kursor ke gambar mini video dan menonton pemutaran klip singkat. Fungsionalitas ini sekarang akan diperluas ke smartphone dengan kemampuan tambahan untuk dapat melihat setiap list chapter dalam video. Dengan fitur baru, dari halaman pencarian pengguna dapat melompat langsung ke chapter yang paling diminati.

Credit: Social Media Today

“Katakanlah kamu sedang mencari resep yang baik dan ingin melatih teknik menguleni. Dengan hasil pencarian baru ini, kamu dapat melihat semua langkah dalam video, mulai dari awal hingga mengeluarkan roti dari oven, sehingga kamu bisa memilih langsung ke chapter tentang menguleni,” tulis Pablo Paniagua, direktur manajemen produk, dalam pengumuman website.

Pembaruan lainnya adalah merekomendasikan video dalam bahasa lain kepada pengguna, selama video tersebut memiliki teks yang sama dalam bahasa mereka. Jadi, jika kalian menggunakan bahasa Islandia dan tak dapat menemukan konten dalam bahasa kalian, YouTube akan merekomendasikan tutorial menggunakan bahasa Inggris, tetapi dengan subtitle bahasa Islandia.

Credit: TechCrunch

Pembaruan pada fitur pencarian YouTube ini muncul di tengah kontroversi yang sedang berlangsung seputar algoritma pencarian platform. Bulan lalu, Mozilla menerbitkan penelitian yang menunjukkan bahwa algoritma YouTube terus menampilkan konten "bottom feeding".

Data crowd-source Mozilla berasal dari peserta yang menggunakan ekstensi browser yang disebut RegretsReporter. Ekstensi ini meminta pengguna untuk melaporkan sendiri video YouTube yang tak cocok dengan minat mereka.

Mozilla menemukan bahwa regrets YouTube 60 persen lebih tinggi di negara-negara di mana bahasa Inggris bukan bahasa utama. Namun, perwakilan dari YouTube mengatakan bahwa pembaruan fitur tersebut tak dikembangkan sebagai tanggapan atas laporan Mozilla.

"Tim kami telah mengerjakan fitur-fitur ini selama berbulan-bulan dengan tujuan membantu pengguna menemukan apa yang mereka cari, mulai dari petunjuk hingga DIY," kata juru bicara YouTube.(*)

Foto: Pixabay

Artikel Terkait
Tech
YouTube Hapus 1 Juta Video Mengandung Informasi Salah tentang Covid-19

Tech
Bikin Konten di Shorts, Kreator Bisa Dapat Rp 134 Juta Sebulan dari YouTube

Tech
Fitur Baru YouTube Bisa Highlight Bagian Video yang Sering Diputar Ulang